Ketua dan Sekretaris Yayasan Pendidikan Handayani Makassar saat memberikan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STIMIK Handayani

STMIK Handayani Berikan Potongan SPP 50% Selama 2 Semester Bagi Mahasiswa Baru

Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:57 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Sandi Darmawan - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Handayani Makassar memberikan kebijakan berupa potongan SPP sebesar 50% selama dua (2) semester bagi Mahasiswa Baru di STMIK Handayani.

Hal ini dilakukan akibat pandemi Covid-19 memukul berbagai sektor di seluruh bidang kehidupan tidak terkecuali bidang pendidikan.

Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Makassar, Memi Pratiwi mengungkapkan langkah ini diambil agar pelajar yang baru saja menyelesaikan pendidikan SMA bisa kembali melanjutkan studinya.

“Pemberian potongan SPP sebesar 50% selama 2 (dua) semester merupakan salah satu langkah strategis untuk meringankan beban bagi calon Mahasiswa Baru Tahun 2020 di tengah pandemic Covid-19,” ungkap Memi Pratiwi, Sabtu (25/7/2020).



Memi mengatakan selain memberikan potongan SPP sebesar 50% itu, Yayasan Pendidikan Handayani Makassar juga memberikan kompensasi kuota bagi Mahasiswa aktif yang mengikuti kuliah di Semester ini dan bagi mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kita paham bahwa semua mahasiswa baik maba maupun lainnya terdampak karena pendemi ini, makanya kita juga beri mereka keringanan berupa kompensasi,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan menambahkan pemberian potongan SPP sebesar 50% selama 2 (dua) ini tidak berakhir tahun ini saja tetapi akan berlanjut pada tahun depan.

“Sehingga untuk meringankan beban calon mahasiswa baru dilakukan upaya-upaya seperti ini,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Pendidikan Handayani Makassar, Wamil Nur mengatakan  untuk teknis pembayaran biaya-biaya perkuliahan pun bisa diangsur oleh mahasiswa baru.

“Bagi yang betul-betul tidak mampu diupayakan untuk menerima beasiswa KIP Kuliah serta akan dikoordinasikan ke Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Handayani terkait kebijakan-kebijakan strategis untuk tetap memudahkan calon mahasiswa baru yang ingin kuliah atau belajar di Perguruan Tinggi digital,” uungkapnya.

Wamil menambahkan kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian yayasan  agar pelajar yang punya niat besar untuk melanjutkan pendidikan di bangku perkuliahan tidak terputus akibat merasa beban biaya SPP yang semakin meninggi.

“Semoga kebijakan ini dapat membantu masyarakat dan memudahkan calon mahasiswa baru mengakses pendidikan dengan mudah di masa-masa pandemi Covid-19,” tutupnya.(*)