Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin

Makna Idul Adha Bagi Rudy: Momentun Tepat Sadar Protokol Kesehatan Covid-19

Jumat, 31 Juli 2020 | 23:17 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Peringatan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah akhirnya berlangsung, Jumat (31/7/2020). Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan tahun ini, masyakarat juga harus menghadapi pandemi Covid-19.

Ada makna tersendiri bagi Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin dalam perayaan Idul Adha di tengah pandemi ini. Menurutnya, ini merupakan momentum kesadaran sebagai pengalaman sejarah yang mungkin tidak pernah terulang. 

Ia memaknai Idul Adha kali ini menjadi tonggak sejarah untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya protokol kesehatan. Agar bisa menyelamatkan diri sendiri dan orang lain dari virus Covid-19.



“Di momentum Idul Adha ini marilah kita berdoa dan berIkhtiar bersama-sama agar kita segera terbebas dari pandemi virus ini,” ucapnya, Kamis (30/7/2020).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel ini juga mengatakan, bahwa seluruh umat muslim mesti meneladani sifat dari Nabi Ibrahim As dan keluarganya. Salah satunya, dengan memilih kesabaran sebagai salah satu dari solusi untuk menjalani hidup yang lebih baik.



“Kita belajar dari kesabaran dan keikhlasan Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail sebagai jalan keluar bagi kita semua menuju kehidupan normal seperti sebelum wabah ini hadir di tengah-tengah kita,” sambung Rudy.

Dalam Idul Adha ini, Rudy tidak menggelar open house. Sebab, kata dia, Makassar saat ini masih berkutat dengan kasus Covid-19. Olehnya, ia juga mengimbau kepada warga agar tidak menggelar kegiatan tersebut.

“Ini juga kami imbau kepada seluruh warga kota agar tetap selalu waspada dan hati-hati, selalu perhatikan protokol kesehatan apapun aktivitas yang kita lakukan,” tutupnya.(*)


BACA JUGA