Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat bertemu pihak PT PLN UIP Sulbagsel di Ruang Wali Kota Makassar Balai Kota Makassar, Senin (3/8/2020)

Pemkot dan PLN Dukung Sinergi Bangun Infrastruktur Kelistrikan di Makassar

Senin, 03 Agustus 2020 | 17:46 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sinergitas ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Kedua pihak siap membangun infrastruktur kelistrikan di kota Makassar.

Hal tersebut terlihat ketika Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menerima kunjungan pihak PT PLN UIP Sulbagsel. Bertempat di Ruang Wali Kota Makassar Balai Kota Makassar, Senin (3/8/2020).

Kunjungan ini terkait pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Kota Makassar. Diantaranya, jaringan transmisi bertegangan 150 kiloVolt (kV) dari Punagaya, Jeneponto sampai dengan Tanjung Bunga, Makassar.

Kemudian jaringan transmisi bawah tanah 150 kV KIMA, Maros sampai dengan Daya Baru, Makassar. Serta jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Tanjung Bunga sampai dengan Bontoala.



“Dalam operasional itukan ada beberapa masalah yang perlu kita koordinasikan. Seperti pemanfaatan milik pemda, dan masalah pajak yang kami bayarkan, dan juga masalah perizinan,” kata Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulbagsel, Andi Rosdian.

Sementara, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan PLN. Mengingat, Pemkot dan PLN pada dasarnya sejalan dalam kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, ia meminta pihaknya tidak mempersulit PLN dalam menjalankan programnya.

“Kita harus saling mendukung dan saling mendorong. Kita lihat regulasinya, yang mudah harus kita mudahkan. Kalau kita jiwa melayani, kita pasti puas kalau masyarakat puas,” katanya.

Rudy juga meminta kerja sama PLN terkait program Pemkot Makassar yakni penerangan masyarakat pulau terluar. Ia meminta koordinasi PLN dalam menyiapkan generator set (Genset) untuk sumber tenaga listrik untuk masyarakat pulau.

“Masyarakat pulau harus tetap kita perhatikan. Jadi kerja sama PLN dan pemkot secepatnya bisa jalan dalam penerangan masyakarat pulau terluar,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA