Anggota DPRD Komisi II mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bonto-Bonto Kabupaten Gowa, Kamis (6/8/2020)

Kunjungi BPP Bonto-bonto, Komisi II DPRD Gowa Siap Perjuangkan Usulan dari Petani

Senin, 10 Agustus 2020 | 21:22 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

GOWA, GOSULSEL.COM — Dukungan penuh DPRD Komisi II Kabupaten Gowa kepada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bonto Bonto untuk lebih mengoptimalkan tugas, fungsi dan perannya sebagai unit pelaksana teknis (UPT) pertanian yang ada di kecamatan. 

Hal itu diungkapkan Hasmollah salah seorang anggota DPRD Komisi II saat mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bonto-Bonto Kabupaten Gowa, Kamis (6/8/2020).

Menurutnya, DPRD Komisi II siap memperjuangkan setiap usulan-usulan dan masukan dari petani dan penyuluh terkait dengan bagaimana memajukan dan mengembangkan pertanian kedepannya.

“Salah satu tujuan kunjungan ke BPP Bonto-Bonto ini adalah untuk mengenal lebih dekat lagi pertanian di Kabupaten Gowa, baik itu petani, penyuluh dan seluruh stakeholder yang ada didalamnya,” katanya



“Ini sangat bagus, apalagi saat ini menjadi percontohan model kostratani yang merupakan program dari kementerian pertanian, dari lokasinya sendiri sangat stategis, dekat jalan poros dan pusat kota Makassar, tentunya memudahkan untuk berkunjung ke BPP ini, melihat tanaman-tanaman yang ada disini sangat luar biasa, terawat dengan baik dan tentunya ini harus terus dikembangkan sehingga apa yang dihasilkan saat ini kedepannya lebih baik lagi,” ungkapnya.

Lanjutnya, “Kami dari Komisi II selalu siap untuk membantu bagaimana kedepan untuk petani dan penyuluh pertanian kita. Kami akan lebih kerja keras lagi bagaimana semua usulan dari teman-teman di BPP ini bisa tercapai, apalagi  dikabupaten gowa ini sumber penghasilan utamanya adalah sektor pertnian, jika ada hal-hal yang berhubungan dengan DPRD silahkan disampaikan.”

Beliau juga berharap dengan kunjungan ini, hubungan kerjasama di bidang pertanian dan Komisi II DPRD Kab. Gowa bisa lebih terjalin lebih baik lagi kedepannya. Ia mengajak untuk terus menampakkan hasil-hasil kerja keras kita di bidang pertanian ini sebagai bukti kalau kita mampu memajukan pertanian.

Hal senada yang disampaikan Kepala BBPP Batangkaluku, Dr. Sabir, S.Pt., M.Si mengatakan bahwa pertanian ini harus kita majukan bersama-sama, terutama penyuluh, banyak hal yang harus dilakukan penyuluh kita dilapangan namun tidak difasilitasi, oleh karena itu dengan adanya kunjungan ini, kita merumuskan kembali untuk mengoptimalkan kinerja penyuluh kita di lapangan.

Serta apa saja yang perlu dibenahi di BPP Bonto-Bonto ini yang merupakan BPP rujukan kementerian pertanian sebagai percontohan model kostratani.

“Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan memanfaatkan Teknologi informasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” jelasnya.

Sabir juga mengingatkan kembali peran Kostratani adalah 1) pusat data dan informasi, 2) pusat gerakan pembangunan pertanian, 3) pusat pembelajaran, 4) pusat konsultasi agribisnis dan 5) pusat pengembangan jejaring kemitraan.

Ditemui juga salah satu ketua tani yang merupakan Jemaah An Nadzir Kabupaten Gowa, Samir mengatakan beberapa jemaah dari kami ikut membantu pengelolaan lahan di BPP ini secara swadaya, guna salah satu upaya dalam pengembangan BPP itu sendiri.

Selain itu, menurutnya dengan jemaah ikut membantu secara tidak langsung juga bisa belajar pertanian dari penyuluh-penyuluh yang ada di BPP, kemudian ilmu yang diperoleh diaplikasikan ke jemaah yang mengelola kelompok tani yang ada di pondok.

Disaat bersamaan juga hadir Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala BPP Bonto-Bonto, Penyuluh Pertanian, dan Widyaiswara BBPP Batangkaluku.(*)