Warga bersama aparat kepolisian saat berupaya mengevakuasi mayat Ashar yang ditemukan mengapung di Sungai Jeneberang, Gowa, Senin (17/8/2020)

Mayat Warga Pallangga Ditemukan Mengapung di Sungai Je’neberang

Senin, 17 Agustus 2020 | 19:24 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM — Suasana jembatan kembar, Sungguminasa, Gowa yang awalnya terlihat tenang, Senin, 17 Agustus 2020 mendadak geger. Penyebabnya, sosok mayat pria ditemukan mengapung di Sungai Jeneberang. Tepat di bawah jembatan ikon masyarakat Gowa itu.

Mayat tersebut ditemukan sekira Pukul 12.00 Wita. Kondisi mayat saat ditemukan dalam keadaan tertelungkup. 

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat di bawah Jembatan Kembar. Identitas mayat tersebut diketahui bernama Ashar. Usianya 38 tahun.

“Iya benar. Ada mayat pria ditemukan di Sungai Jeneberang. Lokasinya di bawah jembatan kembar. Pengakuan isterinya Haidda, mayat pria itu diketahui bernama Ashar. Warga Desa Bontoramba, Pallangga,” beber Tambunan. 



Awalnya, penemuan mayat itu diinformasikan oleh masyarakat. Aparat Dokpol Polres Gowa kemudian langsung turun ke lokasi. Sekira pukul 12.30 wita, mayat tersebut berhasil dievakuasi dari dalam Sungai Jeneberang oleh warga dibantu polisi menggunakan rakit.  

“Jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan medis,” terang Tambunan.

Terkait penemuan mayat itu, Polres Gowa, lanjut Tambunan sementara melakukan penyelidikan. “Polres Gowa sementara selidiki motif dibalik kematian korban,” pungkas Tambunan.(*)