Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat berbincang dengan Ketua Bawaslu Makassar, Nursari di Rujab Wali Kota Makassar.

Pilwalkot Makassar di Tengah Pandemi, Rudy Ingatkan Protokol Kesehatan

Minggu, 30 Agustus 2020 | 22:17 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin kembali mengingatkan seluruh stakeholder penyelenggara Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 untuk mengedepankan protokol kesehatan pada setiap tahapan Pilwali di gelar. 

“Semua pihak harus mengambil peran untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan, baik itu KPU, Bawaslu, termasuk seluruh calon Walikota dan Wakil Walikota agar ikut menjadi edukator di tengah masyarakat,” ujarnya saat menemui pihak Bawaslu Makassar, Sabtu (29/08/2020).

Ia berharap tahapan Pilwalkot Makassar dapat berjalan sukses. Seiring dengan grafik Covid-19 yang bergerak turun.

“Perlu ada komitmen bersama dengan seluruh penyelenggara Pilkada bersama para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan, jika perlu komitmen ini di buat secara tertulis, sehingga jika ada yang melanggar itu bisa kita beri teguran,” lanjutnya.



Sementara itu, Ketua Bawaslu Makassar Nursari mengatakan tahapan Pilwalkot Makassar akan mulai di gelar pada Jumat, 4 September mendatang. Yang diawali dengan penandatanganan pakta integritas netralitas terhadap ASN Pemkot Makassar.

“Jumat, pendaftaran sudah mulai di lakukan dan akan berlangsung selama 3 hari. Tapi sebelumnya akan ada dulu penandatangan pakta integritas bagi para ASN agar dapat bersikap netral saat Pilkada berlangsung,” ujarnya.

Ia pun menambahkan pihaknya telah mengumumkan agar seluruh kandidat yang akan melakukan pendaftaran  agar memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik, karena jika abai sama halnya telah melakukan pelanggaran administrasi.

“Pelanggaran administrasi Pilkada di masa pandemi adalah jika bakal calon abai pada protokol kesehatan. Itu sudah menjadi komitmen kami agar semua pihak menjalankan aturan kesehatan saat proses berlangsung,” tegasnya. (*)


BACA JUGA