Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurdin Halid (NH) saat orasi di Deklarasi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, None-Zunnun di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Rabu (2/9/2020)

Deklarasi None-Zunnun, NH Sebut Keduanya Cerminan Budaya Bugis Makassar

Rabu, 02 September 2020 | 22:47 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurdin Halid (NH) menegaskan, sikap seorang pemimpin yang selalu menyalahi janjinya tidak mencerminkan budaya Bugis-Makassar. Padahal budaya ini selalu memegang teguh budaya Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge.

Ditegaskan Nurdin, bahwa budaya tersebut sangat melekat pada diri pasangan Irman ‘None’ Yasin Limpo dan Andi Zunnun NH. Ia menjamin jika komitmen None-Zunnun dalam memimpin kota Makassar hanya untuk mensejahterakan masyarakat. 

Menyampingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan seluruh warga kota Makassar. Menurut Nurdin, hal tersebut yang akan dilakukan oleh pasangan ini.

“Irman-Zunnun, sekali layar berkembang pantang surut ke belakang,” tegasnya saat orasi di Deklarasi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, None-Zunnun di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Rabu (2/9/2020).



Nurdin juga menyebut bahwa kota Makassar memang butuh pemimpin lurus, memegang teguh komitmen dan janjinya. Sosok pasangan yang memiliki jargon ‘IMUN’ ini merupakan pilihan yang tepat.

“Makassar butuh pemimpin berkomitmen, pemimpin yang memegang teguh janjinya. Makassar tidak butuh pemimpin yang suka berbohong. Memaki orang padahal orang yang dibohongi dia butuhkan,” seru NH.

NH juga memerintahkan kepada seluruh kader Partai Golkar untuk tegak lurus. Dan satu sikap memenangkan usungan partai. 

“Siapapun kader partai Golkar yang menyimpang ke paslon lain, akan saya pecat detik itu juga. Pak Irman dan Zunnun jangan ragukan komitmen kami. Mohon doa restunya, parpol pengusung saya tegaskan, kita tidak ada perbedaan satu sama lain,” pungkasnya.(*)