Kasatpol PP Makassar, Iman Hud saat menjadi pembicara di Coffee Morning Humas Pemkot di Shox Coffee, Rabu (9/09/2020).

Iman Hud Curhat Soal Pengawasan Protokol Kesehatan, Personil Terbatas Hingga Tugas Tambahan

Kamis, 10 September 2020 | 22:55 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pengawasan protokol kesehatan Covid-19 di kota Makassar terpantau kini mulai melemah. Kepala Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Makassar, Iman Hud pun curhat soal ini.

Ia mengatakan, terbatasnya jumlah personil menjadi kendala apabila harus menjaga dan mengawasi seluruh tempat. Belum lagi, tugas tambahan mesti dikerjakannya, seperti mengawal protokol kesehatan selama Pilwalkot Makassar berlangsung.

“Personil Satpol PP kita terbatas untuk ditempatkan di seluruh tempat. Apalagi ini ada Pilkada, kita juga dilibatkan dalam pengawasan di sana,” kata Iman saat ditemui di Shox Coffee Rabu (09/09/2020).

“Saat ini personil mobile, sebab Satpol PP juga punya tugas-tugas lain di dalam kota ini,” sambungnya.



Walau dengan jumlah personil yang sangat terbatas, Iman mengaku jika pihaknya tetap menjalankan fungsi sebagai penegak Perda dan aturan pemerintah. Pemantauan di sejumlah lokasi tetap dilaksanakan. 

Petugas Satpol PP akan menindak pelaku usaha yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Sebagaimana yang diatur dalam Perwali Nomor 51 Tahun 2020.

“Kami berharap setiap titik yang akan melakukan kegiatan pengumpulan massa itu ada anggota Satpol PP yang terlibat dan stakeholder lainnya. Ini kan ada banyak yang mau diawasi. Kita tidak ingin seperti yang di Jakarta, Bogor dan Jawa Barat. Terjadi lonjakan kasus,” akunya.

Iman juga menyinggung kesadaran masyarakat yang terus berkurang. Seolah menganggap Covid-19 sudah berakhir.

Hal ini yang menjadi tugas Satpol PP untuk tetap memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Terlebih tren kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 kian bertambah. (*)


BACA JUGA