Pengawasan kendaraan roda dua dan empat yang memasuki perbatasan Kota Makassar di Jl Sultan Alauddin, Jumat (24/4/2020)/Erick Didu/Gosulsel

Kasus Covid-19 Makassar Terus Bertambah, Bagaimana Kabar Pengawasan di Pos Batas Kota?

Senin, 14 September 2020 | 21:53 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pengawasan terhadap warga yang keluar masuk kota Makassar di perbatasan mulai melemah. Terkhusus di pos batas Jalan Sultan Alauddin-Gowa dan Jalan Aroepala-Gowa, Kecamatan Rappocini.

“Kalau lewat di sana, biasa tidak diperiksa, memang tidak ada petugas yang jaga,” kata Ervin Saputra, salah satu warga yang sering melintas di batas Alauddin.

Padahal, kasus Covid-19 di Kota Makassar masih terus bertambah. Lima hari terakhir, sedikitnya kurang lebih 50 kasus baru terjadi. Hingga per 13 September, kasusnya sudah mencapai 7.464 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar.

Dikonfirmasi, Camat Rappocini yang juga sekaligus penanggung jawab di dua pos batas kota ini, yakni Andi Asminullah menegaskan bahwa pengawasan tetap dilakukan. Walaupun tak seperti saat diterapkannya pemeriksaan SK Bebas Covid-19.



“Pos batas tetap ada, cuman kita tidak lagi pemeriksaan Suket, yang ada pemeriksaan protokol kesehatan seperti masker,” katanya saat ditemui, Senin (14/9/2020).

“Makanya di pos itu tetap ada orang walaupun frekuensi nya tidak ketat seperti kemarin,” sambung Asminullah.

Asminullah juga mengatakan, jika pihaknya masih menindaki bagi warga yang hendak keluar masuk tanpa menerapkan protokol kesehatan. Misalnya mereka dilarang melintas apabila tidak menggunakan masker.

“Kita cuma memeriksa masker, kalau tidak pakai yah disuruh pulang,” tutupnya.(*)