FOTO: Sekretaris Kota Makassar, Ansar/Kamis, 22 Agustus 2019/Junaid/GOSULSEL.COM

Ingatkan ASN Pemkot Soal Netralitas, Sekda: Jangan Lari Kiri Kanan

Jumat, 02 Oktober 2020 | 18:51 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Makassar kini diuji dalam Pilwakot 2020. Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Ansar mengingatkan agar tetap bekerja sesuai tupoksi tanpa terlibat dalam politik praktis.

Menurut Ansar, hal tersebut sangat penting. Sebab, kata dia, apapun yang dilakukan para ASN di tengah Pilwalkot berlangsung, bisa menjadi sorotan oleh sejumlah pihak.

“Kalau kita mau tenang, khususnya yang ASN, ya jangan lari kiri kanan. Di tengah-tengah saja,” ujarnya, Kamis (01/10/2020). 

Ia pun juga sesumbar bila dirinya tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Hal itu juga perlu ditekankan oleh seluruh ASN yang berada dalam lingkup Pemkot Makassar.



“Saya tidak pusing karena saya biasa-biasa saja,” tambahnya.

Diketahui, ASN Pemkot tengah berada dalam pusaran politik Pilwakot Makassar. Sedikitnya ada 11 ASN yang telah diselidiki oleh Bawaslu Makassar perihal dugaan pelanggaran netralitas.

11 diantarnya diketahui ada nama Asisten I Pemkot Makassar, M Sabri. Ia diselidiki lantaran sempat terlihat hadir di acara yang digelar salah satu kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makasar.

Dikonfirmasi, ia mengaku hadir mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota yang diundang sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19. Sehingga, ia hadir sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19.

“Kami serahkan materinya, materi tentang Perwali 51 dan 53. Setelah itu kami langsung pulang, tidak lagi datang ke tempat yang telah disiapkan panitia untuk istirahat sebentar,” terang Sabri, Kamis (1/10/2020). (*)


BACA JUGA