Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat ditemui di Ruang Rapat Sipakatau Balai Kota Makassar, Senin (5/10/2020)

Bantah Tudingan Soal Dana Covid-19, Rudy: Apanya Lagi yang Tidak Transparan

Senin, 05 Oktober 2020 | 13:19 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin membantah tudingan sejumlah pihak. Ini terkait anggaran penanganan Covid-19 yang dinilai tidak transparan.

Saat ditanya, Rudy menyebut jika pihaknya terbuka soal anggaran tersebut. Bahkan, ia sempat mengumumkannya ke publik melalui media. Dengan tujuan menjawab tudingan yang dialamatkan kepadanya dan seluruh jajarannya di Pemkot.

“Apanya lagi yang tidak transparan, kemarin saya umumkan di koran sebagai respon beberapa keinginan teman-teman Ormas,” sebut Rudy saat ditemui di Ruang Rapat Sipakatau Balai Kota Makassar, Senin (5/10/2020).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel ini juga mengaku telah menyerahkan laporan anggaran itu ke DPRD Makassar. Sebab, perlu dipertanggungjawabkan.



“Di dewan sudah di laporkan semua, ini bagian keuangan saya sudah tanyakan, lapor,” lanjut Guru Besar Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin (Unhas) ini. 

Olehnya, kata Rudy, tudingan tersebut tidak benar. Ia juga mempersilahkan bagi mereka yang mempertanyakan soal ini untuk datang ke pihaknya. 

“Apa yang mau ditutupi, saya sampaikan justru kita kasih lihat banyak orang itu bagus. Kalau ada yang mau ditanyakan datang, minta kita kasih,” tutupnya. 

Untuk diketahui, sejumlah pihak terus menyoroti masalah ini. Salah satunya ialah HMI. Mereka menilai Pemkot tak transparan mengenai anggaran penanganan Covid-19. Tak ayal, jika dalam beberapa kesempatan, mereka sempat menggelar aksi.(*)