Mahasiswa Unibos, Rosa Paembonan, Nurul Salama, Desi Ramadani, lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang Penelitian

Mahasiswa Unibos Olah Limbah Kokon Ulat Sutera Jadi Serum Anti Aging

Senin, 12 Oktober 2020 | 21:51 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) kembali lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang Penelitian. Pada PKM-P 2020 ini mahasiswa Unibos berhasil mengolah dan merubah limbah kokon ulat sutera menjadi serum anti-aging.

Penelitian ini diangkat melihat daerah penghasil kokon di Kabupaten Soppeng yang masih kurang memaksimalkan limbah kokon.

PKM-P ini dilaksanakan oleh tiga orang mahasiswa Unibos termasuk Rosa Paembonan, Nurul Salama, Desi Ramadani yang dibimbing oleh bimbingan dosen Fakultas Teknik Prodi Teknik Kimia, Al Gazali, S.T., M.T.

Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memanfaatkan kokon ulat sutera yang menjadi limbah agar dapat diolah menjadi produk serum anti-aging yang dapat meningkatkan nilai ekonomi pada masyarakat.



Rosa pambonan menjelaskan, “Kokon ulat sutra yang cacat dan dianggap limbah oleh petani memiliki kandungan senyawa serisin yang cukup tinggi yang biasanya dibuat sebagai antioksidan, pemutih, tabir surya, antiagent, antibakteri dan penyembuh,” jelas Mahasiswi Teknik Kimia Unibos.

“Pemanfaatan dengan baik limbah kokon ini dapat meningkatkan nilai tambah serta menjadi pemasukan bagi masyarakat. Diharapkan penelitian ini bermanfaat dalam pengembangan ilmu pengetahuan, utamanya bagi mahasiswa dalam mengeksplorasi manfaat limbah kokon ulat sutera yang berpotensi sebagai serum anti-aging sehingga mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.(*)