Penandatanganan surat perjanjian kontrak kerjasama pengerjaan proyek Pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga pun di Rujab Wali Kota Makassar, Selasa (13/10/2020)

Nindya Karya Teken Kontrak, Proyek Pedestrian Tanjung Bunga Segera Dituntaskan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 16:14 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — PT Nindya Karya tegaskan komitmennya untuk menyelesaikan tahap awal pembangunan Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga sesuai target waktu yang ditetapkan. General Manajer PT Nindya Karya , Eko Suhartono menegaskan hal tersebut.

Penandatanganan surat perjanjian kontrak kerjasama pengerjaan proyek Pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga pun dilakuan. Bertempat di Rujab Wali Kota Makassar, Selasa (13/10/2020).

Prosesi ini disaksikan langsung Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin dan Tim Ahli percepatan Pembangunan Daerah (TAPD) Sulsel Hendra Fahri. Serta sejumlah pimpinan OPD, camat dan lurah. 

“Dari segi waktu, memang ini merupakan tantangan buat kami. Namun Insya Allah, dengan dukungan seluruh pihak, kami akan menyelesaikan tantangan tersebut. Kami juga sudah memperhitungkan sejumlah kendala lainnya, termasuk faktor cuaca di penghujung tahun,” ujar Eko Suhartono.



Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat membacakan sambutan, mengatakan bahwa pembangunan Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga merupakan langkah awal menciptakan ikon baru di Kota Makassar. Investor juga diharapakan bisa tertarik masuk.

“Insha Allah, ini akan menjadi daya tarik wisata dan investasi yang akan menunjang pertumbuhan ekonomi Makassar sekaligus menopang peningkatan kesejahteraan masyarakat kita,” sambungnya.

Ia juga berharap agar pihak Nindya Karya sebagai pelaksana proyek bisa langsung bekerja. Melakukan pengecekan di lapangan termasuk strategi pengawalan pekerjaan.

“Setelah penandatanganan kontrak, besok sudah bisa langsung bekerja. Saya minta Kadis PU beserta tim untuk bersama-sama melakukan pengecekan di lapangan, termasuk melakukan Groundbreaking atau pekerjaan permulaan,” ujarnya.

Di tempat ini, Rudy juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak, termasuk kepada PT Nindya Karya. Sebab dianggapnya telah memiliki track record yang mumpuni dalam mengerjakan proyek-proyek konstruksi secara profesional di Indonesia.

Tahap pertama pembangunan Pedestrian Metro Tanjung Bunga sepanjang 1,3 kilometer dari total 6 kilometer yang direncanakan. Pedestrian ini ditunjang dengan sejumlah fasilitas pendukung berupa jalur sepeda 6,6 meter, jalur lambat 4,8 meter, jalur hijau 2 meter, juga dilengkapi amfiteater yang akan dibangun di danau GTC.(*)