Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat ditemui di Kantor Industri Kapal Indonesia (IKI), Rabu (04/11/2020).

Gubernur NA Bantah Perintahkan Sekcam Dukung Paslon di Pilwalkot Makassar

Rabu, 04 November 2020 | 19:10 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSSAR, GOSULSEL.COM – Santer terdengar kabar bahwa Sekcam Ujung Tanah, Andi Syaiful diperintah Gubernur Sulsel, Pj Wali Kota Makassar, dan Camat Ujung Tanah untuk menekan honorer, KPPS, PPS, dan Panwas agar mendukung salah satu paslon yang bertarung di Pilwalkot Makassar 2020. Informasi tersebut diketahui usai adanya video yang beredar di sosial media, Rabu (04/11/2020).

Pasca beredarnya video tersebut, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) angkat bicara. Ia pun membantah jika dirinya telah memerintahkan pejabat Pemkot Makassar untuk mendukung paslon di Pilwalkot Makassar. 

Diakui Nurdin, dirinya tak mengenal sama sekali Sekcam yang dimaksud dalam video. Apa yang terekam dalam video tersebut, kata dia, sengaja dibuat untuk menjatuhkannya.

“Sekcam itu nggak kenal sama saya demi Allah, jadi orang bikin macam-macam lagi itu,” kilahnya saat ditemui di Kantor Industri Kapal Indonesia (IKI), Rabu (04/11/2020).



“Itu nggak kenal sama saya, gimana saya mau kasih arahan,” sambung Mantan Bupati Bantaeng dua periode.

Ia juga menegaskan bahwa tak pernah terlibat dalam dinamika Pilkada di Sulsel. Khususnya untuk Pilwalkot Makassar dalam hal mendukung paslon.

Pria asal Parepare ini meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya kabar tersebut. Utamanya pendukung paslon, kata dia, mereka harus lebih cermat dalam mengamati situasi.

“Dan selama saya menjadi Gubernur, nggak pernah urusin politik. Jadi kalau saya, simak baik-baik. Karakter saya sifat saya, tidak mendukung-dukung,” tutupnya. (*)


BACA JUGA