Menteri Pendidikan Nasional periode 2009-2014 Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh DEA meninjau progres pembangunan kampus baru Universitas Islam Makassar (UIM), Senin (16/11/2020)

Mantan Mendikbud Mohammad Nuh Tinjau Pembangunan Kampus Baru UIM, Akui Kualitas Meningkat

Senin, 16 November 2020 | 20:47 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Menteri Pendidikan Nasional periode 2009-2014 Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh DEA meninjau progres pembangunan kampus baru Universitas Islam Makassar (UIM).

“Alhamdulillah perkembangan UIM sangat membanggakan, antara kualitas prasarana dan kualitas akademik berbanding lurus,” jelas mantan dan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu saat meninjau gedung rektorat baru UIM, Senin (16/11/2020).

Menteri Komunikasi dan Informatika (2007–2009) itu dalam peninjauannya diterima langsung oleh Rektor UIM Prof Dr Ir Hj A Majdah M Zain MSi didampingi jajaran wakil rektor, pejabat struktural UIM dan pihak Manajemen Konstruksi

Kualitas prasarana yang dimaksud Muh Nuh yakni pembangunan dan pengembangan fasilitas kampus. Mulai dari pembangunan hingga fasilitas IT.



“Demikian pula pada kualitas akademik, Rektor UIM terus mendorong peningkatan akreditasi semua prodinya. Saya dengar sudah hampir semua terakreditasi B,” tuturnya.

Di sela peninjauan pembangunan kampus UIM ikon baru Makassar, Muh Nuh mengaku bangga. “Dengan perubahan-perubahan ini UIM tidak semata menjadi kebanggaan Sulsel, tapi juga kebanggaan nasional,” ucapnya.

Pekan lalu, Wakil Presiden Indonesia (2014–2019 dan 2004–2009) juga menyempatkan meninjau yang kedua kalinya pembangunan kampus UIM.

JK singgah sekitar 30 menit berbincang santai di pelataran Auditorium UIM KH Muhyiddin Zain melihat perkembangan pembangunan. Sudah tidak ada aktivitas pembangunan di bagian luar, saat ini fokus pengerjaan finishing di bagian dalam.

Tampak hadir mendampingi JK dalam peninjauan itu Ketua Yayasan Al Gazali UIM Hj Fatimah Kalla, sejumlah kolega diantaranya Aksa Mahmud, Hamid Awaluddin, Idrus Paturusi maupun Prof Hamdan Juhanis.

Pihak Manajemen Konstruksi menjelaskan pekerjaan konstruksi sudah selesai tinggal pekerjaan kecil. Progres sudah 98 persen dan diperkirakan selesai sepenuhnya pada akhir Desember 2020 mendatang.(*)