Kasatpol PP Kota Makassar, Iman Hud saat ditemui di Posko Covid-19 Kota Makassar, Jumat (22/5/2020)

Gugus Covid-19 Dibubarkan, Pelanggar Prokes di Makassar Kian Meningkat

Selasa, 17 November 2020 | 17:12 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Ada dampak yang terjadi akibat pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar. Di mana penurunan kedisiplinan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satpol PP Makassar, Iman Hud. Ia mengatakan bahwa saat ini telah dibentuk Satuan Tugas (Satgas) daerah untuk menangani wabah virus Covid-19.

pt-vale-indonesia

Pasca digantikan, Iman menilai belum menunjukkan tanda perbaikan. Sebaliknya justru terjadi kenaikan warga yang melanggar prokes. Misalnya tidak memakai masker dan abai menjaga jarak.

“Kita rutin lakukan edukasi bagi pengguna jalan, salah satunya di jalan nusantara. Jika dibanding awalnya kita melakukan edukasi, saat ini terjadi kenaikan sekitar 5 persen pengendara yang mengabaikan prokes. Dari sekitar 2 ribu orang yang melintas di jalan itu,” ujar Iman, Senin (16/11/2020).

Iman menyebut masyarakat sepertinya telah menganggap Covid-19 tidak berbahaya lagi. Sehingga, mereka semakin abai terhadap prokes yang seharusnya tetap dijalankan.

“Yang diramalkan oleh epidemiologi sudah terbukti hari ini, ini sudah terjadi kenaikan kasus. Dari rt 0,7 menjadi 1,1. Kita berharap ini kembali melandai,” sambung Iman.

Iman mendorong agar pemerintah tetap fokus dan terus tidak sampai lalai dalam tugas pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19. Pasalnya, jika itu terjadi, dampaknya akan sangat fatal dan berbahaya. Terlebih kasus positif dari hari ke hari terus meningkat.

Pakar Epidemiologi asal Universitas Hasanuddin (Unhas), Ansariadi sebelumnya menyebut tren kasus baru Covid-19 mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Terlihat dari angka penularan (Rt) menjadi 1,1 persen. Padahal pekan sebelumnya telah sempat menyentuh 0,77 persen.

Ia berharap agar pemerintah dalam hal ini tim Satgas penanganan Covid-19 segera melakukan trace dan testing segera. Serta kembali lebih mengintensifkan pencarian kasus.(*)