Platform Kolaborasi Lark

Maksimalkan Transformasi Digital dalam Bisnis, Platform Kolaborasi Lark Hadirkan Solusi

Kamis, 19 November 2020 | 22:32 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pandemi Covid-19 yang melanda dunia memberikan tantangan dan tekanan bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk berkembang. Dengan pembatasan interaksi fisik dan penerapan bekerja dari rumah, perusahaan di seluruh Indonesia, termasuk kota Makassar harus dengan cepat beradaptasi dengan melakukan transformasi digital.

Hal ini dibutuhkan, agar karyawan dapat menyesuaikan diri dengan pola kerja baru dan tetap produktif untuk menghasilkan kualitas pekerjaan yang dibutuhkan dalam memaksimalkan performa perusahaan.

Lark, platform kolaborasi terintegrasi hadir dengan berbagai fitur yang memungkinkan setiap karyawan untuk bekerja dan saling berkolaborasi tanpa hambatan jarak dan waktu.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 menjadi pukulan berat terhadap pertumbuhan ekonomi di kota Makassar. Kepala Bappeda kota Makassar, Andi Khadijah Iriani, menyebutkan bahwa hingga triwulan ketiga, kota Makassar mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup tajam dari 8,7% menjadi 2,8%. Hal ini mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus melakukan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan cara memaksimalkan transformasi digital guna membangkitkan sektor UMKM di tengah lesunya daya beli.



Menanggapi kondisi saat ini DR. Devie Rahmawati Peneliti Sosial dan Komunikasi, meyakini bahwa situasi pandemi Covid-19 menjadikan pertumbuhan ekonomi dan bisnis berbasis data digital bukan lagi sebuah masa depan, melainkan masa kini. Maka setiap perusahaan, baik korporasi, perusahaan rintisan (startup) maupun UMKM harus membuka mata untuk memulai transformasi cara bekerja digital.

Transformasi digital dapat menjadi kekuatan untuk maju bagi sebuah perusahaan. Dengan penerapan teknologi yang tepat akan memberikan peluang bagi sebuah perusahaan untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif. Namun dalam penerapannya dibutuhkan komitmen dari perusahaan untuk secara konsisten melakukan perubahan,” jelasnya.

Lanjut Devie, “Transformasi digital tidak hanya berdampak pada struktur organisasi dan penempatan strategis (strategic positioning), tapi juga memberikan efek pada semua level dalam perusahaan seperti pengaturan tugas, aktivitas, dan berbagai proses manajemen. Hasilnya, transformasi digital harus mampu meningkatkan produktivitas. Kinerja pegawai menjadi lebih efektif dan efisien, seperti kemampuan untuk bekerja di manapun dan kapanpun, serta meningkatnya proses komunikasi, dan kolaborasi.”

Kementerian Perindustrian pun menyatakan bahwa penerapan teknologi digital merupakan hal yang penting dalam memasuki era Industri 4.0. Dengan memaksimalkan teknologi digital, Indonesia akan memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai USD 150 miliar pada tahun 2025. Hal itu juga meliputi penerapan dan pengoptimalan pemanfaatan teknologi yang tepat dalam ruang lingkup tempat kerja dan cara mereka bekerja, sehingga mampu menjembatani seluruh hal yang dibutuhkan untuk tetap produktif kapanpun dan dimanapun, terlebih di situasi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 saat ini dimana perusahaan perlu melakukan pembatasan kehadiran karyawan atau penerapan bekerja dari rumah.  

Platform kolaborasi Lark dapat menjadi solusi bagi tantangan yang dihadapi bisnis. Lark dapat mempertemukan seluruh pihak terkait pada suatu perusahaan untuk saling berinteraksi di dalam satu platform. Salah satu fitur utama yang dapat bermanfaat untuk proses bekerja yaitu Lark Video Call yang memungkinkan melakukan konferensi video secara gratis dan dapat menampung hingga 100 peserta. Lark Video Call dapat dipergunakan untuk melakukan meeting, bertukar ide, maupun workshop perusahaan. Dan melalui Lark Video Call, karyawan dapat berinteraksi layaknya bekerja dari kantor seperti biasa. Dan untuk menunjang real time collaboration, Lark Video Call dilengkapi dengan magic share, dimana karyawan dapat mengirim maupun mengedit pekerjaan dalam format document, spreadsheet, maupun presentasi.

Untuk sarana komunikasi Lark menyediakan Lark Messenger, yang didesain untuk dapat memaksimalkan komunikasi dengan kapasitas sampai dengan 5.000 anggota. Lark Messenger juga dapat digunakan untuk menelepon, memeriksa jadwal meeting, atau deadline pekerjaan, hingga mengirim dokumen. Dan untuk mempermudah proses komunikasi, Lark Messenger dapat menterjemahkan pesan secara otomatis dari lebih dari 100 bahasa ke dalam bahasa Inggris, Cina, Jepang, dan Thailand.

Sementara itu, dengan fitur Lark Docs dan Lark Sheets, karyawan dapat membuat dan mengedit dokumen kapan saja dan dimana saja. Fitur sharing docs, juga memungkinkan karyawan untuk mengakses dokumen, melakukan perubahan, atau memberikan komentar secara real time. Lark Docs dan Lark Sheets juga mendukung penyisipan berbagai jenis konten file, seperti gambar, video, bagan, dan bahkan obrolan grup dan polling. Untuk penyimpanan data, Lark menyediakan layanan cloud gratis di Lark Drive dengan kapasitas hingga 200 GB.

Lark merupakan platform kolaborasi dengan berbagai fitur yang terintegrasi, sehingga segala pekerjaan dapat dilakukan dalam satu platform. Lark dapat diakses dengan berbagai perangkat digital, seperti laptop, komputer, maupun ponsel. Dan salah satu faktor terpenting, adalah kemudahan untuk dioperasikan oleh berbagai rentang usia. Kami mengerti bahwa sebuah platform kolaborasi harus terintegrasi dan dapat memberikan kemudahan serta kenyamanan, dan Lark memiliki semua itu,” ucap Suryanto Lee, Senior Professional Service Consultant Lark.

Lark tersedia dalam versi website yang dapat diakses di Windows, dan MAC, serta versi aplikasi untuk Android dan IOS. Saat ini, Lark tersedia dalam 11 bahasa tampilan, termasuk Bahasa Indonesia.(*)