Trend Hijab Expo 2020 berlangsung di Ballroom Sandeq Hotel Claro pada 1 sampai 6 Desember 2020

Diikuti 51 Booth, Trend Hijab Expo 2020 Hadirkan Beragam Busana Muslim Terkini

Selasa, 01 Desember 2020 | 19:50 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — ArtPro Exhibition kembali menggelar Trend Hijab Expo 2020. Kegiatan ini diikuti sebanyak 51 booth yang digelar di Ballroom Sandeq Hotel Claro pada 1 sampai 6 Desember 2020.

Di pameran tersebut, ada banyak busana muslim terkini dan hits yang bisa ditemukan. Pengunjung pun dapat membelinya dengan harga yang terjangkau.

Disampaikan Event Director Trend Hijab Expo 2020, Andi Zulfikar, pihaknya menargetkan pengunjung yang hadir sebanyak 7000 orang dalam enam hari. Jumlah ini menurun mengingat adanya pandemi Covid-19.

“Target pengunjung, kita menurunkan target dari biasanya. Saya kira itu sangat logis,” kata Zulfikar saat konferensi pers, Selasa (1/12/2020).



Adapun, dijelaskan Zulfikar, target penjualan untuk kali ini ialah sebanyak Rp5 miliar. Apalagi, animo masyakarat yang tergolong tinggi sehingga ia berharap bisa mencapai target dan bisa memuaskan para pengunjung.

“Animo masyarakat Makassar jauh lebih tinggi dari kota kota lain yang pernah dikunjungi sebelumnya, sehingga kita harap kegiatan ini bisa maksimal. Selain meningkat geliat ekonomi juga membantu masyarakat mempromosikan usahanya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Makassar, Rossy Timur menyambut baik kegiatan Trend Hijab Expo 2020 ini. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara kegiatan tersebut.

Rossy menilai, kegiatan semacam ini bisa membantu meningkatkan gairah perekonomian di Kota Makassar. Selain itu, diharapakan membantu bagi pelaku usaha untuk mempromosikan jualannya agar dikenal luas di masyarakat.

“Expo ini tentu kami sambut dan support yang tentu saja bisa membantu meningkatkan usahanya. Dan saya rasa untuk expo seperti ini terus terang kita butuhkan,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menekankan masyarakat yang mengunjungi stand pameran agar selalu menjaga protokol kesehatan (prokes). Selain membangkitkan ekonomi, masyarakat tidak boleh lupa menerapkan protokol kesehatan.

“Saya mengingatkan walaupun kondisi sedikit membaik tetapi kita harus tetap menjaga protokol kesehatan. Karena kegiatan seperti ini insha Allah akan dikunjungi oleh banyak pengunjung. Karena mungkin sudah kangen berbelanja,” katanya.

Rossy menuturkan, dengan kondisi yang sedikit membaik bukan berarti, penerapan protokol kesehatan dikendurkan. Justru harus selalu menjaga 3 M ditambah 1 M.

“Selalu patuhi 3 M, yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan kita tambahkan 1 M yaitu mematuhi peraturan di atas,” harapnya.(*)