Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel, Zulkifli Thahir

Ketua IWO Sulsel Kecam Kekerasan Jurnalis oleh Oknum WR III UPRI

Jumat, 11 Desember 2020 | 12:14 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Suslel, Zulkifli Thahir, kecam dugaan kekerasan terhadap jurnalis. Di mana dilakukan oknum Wakil Rektor (WR) III Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) di depan kampusnya.

“Saya selaku ketua IWO Sulsel yang juga pemimpin umum Koran Makassar (Koma) mengecam sikap arogan orang yang mengaku WR III UPRI,” ungkapnya, Kamis (10/12/2020).

Pria yang kerap disapa dengan sebutan Abang Cule ini kemudian mengarahkan anggotanya untuk menempuh jalur hukum. Pihaknya pun siap mendampingi.

“Saya akan segera meminta wartawan dan anggota saya IL untuk segera melaporkan tindakan ini dan meminta kuasa hukum PT. Koran Makassar Group dan bidang Hukum IWO Sulsel mendampingi IL,” tambah Abang.

“Sikap-sikap yang begini jika dibiarkan maka akan terus berlanjut apalagi ini adalah seorang jurnalis, saya minta stoplah kekerasan terhadap jurnalis,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu jurnalis media online di Makasar, Ilham (Koran Makassar) mengaku mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan. Ini dari salah satu Wakil Rektor UPRI.

Kejadian tersebut terjadi di depan kampus UPRI Jalan Bawakaraeng, Makassar pada pukul 11.20 WITA. Saat itu, Ilham memarkir kendaraannya lantaran hendak memeriksa salah satu aplikasi WhatsApp.

Ilham mengatakan bahwa saat kejadian tersebut mobil tersebut terus menyerbu Ilham dengan klakson mobilnya. Namun Ilham mengisyaratkan agar mobil tersebut masuk ke area parkir dalam kampus. 

“Saya hendak ke balaikota untuk meliput. Saya berhenti untuk membuka WhatsApp, tiba-tiba ada mobil klakson dari belakang, saya balik melihat ada seorang lelaki di atas mobil mengisyaratkan saya untuk pindah karena mau parkir di tempat tersebut,” ujarnya.

Namun, mobil tersebut semakin memepet Ilham. Dan ban mobil belakang sempat menginjak kakinya.

“Jadi saya tanyakan apa maksud bapak (Wakil Rektor 3 UPRI) hampir menabrak bahkan injak kaki, dia lalu turun dan berdebat. Dia bilang, saya biasa parkir di sini, saya yang punya kampus, kantorku ini,” lantangnya dengan arogan IL menceritakan.

IL menjelaskan walaupun dia berkantor di UPRI seharusnya ia tak boleh memarkir di tempat tersebut. Karena termasuk badan jalan.(*)