Plt Kepala Dinkes Kota Makassar, Agus Djaja Said

Sempat Ditutup karena Nakes Terpapar Covid-19, 6 Puskemas di Makassar Kembali Dibuka

Sabtu, 19 Desember 2020 | 16:05 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar rupanya membuka kembali pelayanan kesehatan di enam Puskesmas. Sebelumnya sempat ditutup lantaran beberapa tenaga kesehatan (Nakes) terkena Covid-19.

Disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Agus Djaja Said, penutupan memang hanya dilakukan selama satu hari. Langkah tersebut untuk penyemprotan cairan disinfektan. 

Sterilisasi kemudian dilakukan terhadap seluruh gedung dan ruangan Puskesmas, termasuk sarana dan prasarana yang tersedia. Hal ini agar terbebas dari ancaman penyebaran Covid-19.

“Satu hari ji ditutup itu, untuk penyemprotan disinfektan. Ini yang saya luruskan,” kata Agus saat dihubungi, Sabtu (18/12/2020).



Agus memastikan semua pegawai yang bertugas saat ini bebas dari Covid-19. Sementara, Nakes yang terpapar telah menjalani isolasi mandiri. 

Kemudian digantikan dengan yang lainnya. Ini agar pelayanan kesehatan di puskesmas tetap berjalan. 

“Itu kita rolling dengan lainnya, supaya layanan kesehatan di puskesmas berjalan,” ujar Agus.

Sebelumnya, dilaporkan ada 10 tenaga medis di Makassar terjangkit virus Covid-19. Mereka bekerja di 6 puskesmas.

Perihal lokasi tepatnya, tidak diketahui. Agus sendiri enggan menyebut layanan kesehatan yang dimaksud. 

Dalam kesempatan itu, Dinkes Makassar mengimbau seluruh pengunjung puskesmas tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Seperti mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Untuk melayani pasien, prokes sangat ketat kami terapkan baik untuk petugas kesehatan itu sendiri ataupun pasien,” tutup Agus.(*)