Banjir mulai mengepung Kota Makassar, Sabtu (19/12/2020).

Rudy Ungkap Dugaan Penyebab Banjir di Makassar, Salah Satunya Karena Warga

Minggu, 20 Desember 2020 | 23:25 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Intensitas hujan yang tinggi tidak hanya menjadi satu-satunya penyebab banjir dan genangan di sejumlah pemukiman warga Makassar. Ada faktor lain yang menjadi penyebab.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin pun mengungkapkan faktor lain yang menjadi penyumbang kebanjiran. Seperti salah satunya ialah warga yang membuang sampah sembarangan. 

Gaya hidup ini mengakibatkan penumpukan sampah dan meningkatkan laju sedimentasi di saluran air. Sehingga, terjadilah banjir dan genangan.

“Terkait potensi genangan dan banjir di Makassar ada dua penyebabnya, yaitu akibat penyempitan drainase akibat warga belum sadar membuang sampah di selokan dan saluran drainase,” kata Rudy, Minggu (20/12/2020).

Guru Besar Unhas ini juga menilai sebagian besar kontruksi drainase menyempit dan tertutup. Kondisi ini kemudian membuat air sulit mengalir dan menjadi kendala saat dilakukan pemeliharaan. 

“Curah hujan terjadi perubahan, tinggi dalam kurun waktu yang pendek. Kalau kita bicara teknis pasti tersendat saluran air, inilah yang menyebabkan genangan,” tambah Rudy.

Pemerintah Kota (Pemkot) tak tinggal diam dalam mengantisipasi datangnya banjir. Sejumlah perbaikan saluran air telah dilakukan melalui Satuan Tugas (Satgas) Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.

Rudy meminta peran warga untuk mengawasi. Apabila ada saluran yang tersumbat atau banyak sedimennya diminta segera melaporkan ke pihak terkait agar ditindaklanjuti secepatnya.

“Kita tidak tinggal diam, satgas drainase terus bergerak lakukan pembersihan. Kalau ada keluhan tolong dilaporkan, insya Allah kita akan tindak lanjuti,” jelas Rudy.

Diketahui hujan intensitas tinggi terjadi selama beberapa hari terakhir di Kota Makassar. Hal ini menyebabkan banjir dan genangan yang menimpa pemukiman warga dan ruas jalan.

Pantauan reporter GOSULSEL.COM pada Sabtu (19/12/2020), daerah yang dilanda banjir seperti komplek perumahan di Perumnas Antang. Ketinggian air bervariasi hingga mata kaki orang dewasa. Sementara itu, ruas jalan yang tergenang di sepanjang Jalan A.P Pettarani dan Hertasning. (*)


BACA JUGA