Anggota DPRD Makassar dan Staf yang Positif Covid-19 Bertambah Menjadi 10 Orang

Jumat, 25 Desember 2020 | 11:42 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Penambahan kasus positif Covid-19 di lingkungan DPRD Kota Makassar terus terjadi. Kini, terdapat 10 anggota DPRD dan staf yang dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu diakui Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) DPRD Kota Makassar Andi Taufiq Natsir, Kamis, (24/12/20).

“10 (Orang), dewan dan staf,” ungkapnya.

Kasus konfirmasi positif itu diketahui setelah tes swab massal seluruh anggota dewan dan staf di Gedung DPRD Kota Makassar, yang dilakukan dalam dua tahap, Sabtu (19/12/20) dan Senin (21/12/20).

Dari jumlah itu, terdapat lima legislator DPRD yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“5 dewan, 4 laki dan 1 perempuan,” sebutnya.

Namun, Taufiq tidak menerangkan secara rinci asal fraksi atau komisi anggota dewan yang positif terinfeksi Covid-19 itu.

“Saya tidak bisa sebut nama mereka,” terangnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Makassar menggelar swab test massal seluruh anggota dewan dan staf di Gedung DPRD Kota Makassar, Senin (21/12/20).

Hal ini dilakukan setelah Pelaksanaan Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar dikabarkan terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Bagian Persidangan, Abdul Jabar mengatakan pelaksanaan swab massal ini berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Senin.

“Ini hari terakhir pelaksanaan swab dan hasil sampel ini akan dikirim ke lab RSUP Wahidin Sudirohusodo. Hasilnya akan kita komunikasikan dulu dengan Dinas Kesehatan apakah dia personal ataukah kolektif nanti akan kita bicarakan,” jelasnya.

Ia menjelaskan swab massal ini dilakukan sesuai dengan instruksi pimpinan bahwa seluruh pejabat dan staf di lingkup DPRD Kota Makassar melakukan swab untuk memastikan kondisi masing-masing, menjaga keamanan dan keselamatan bersama, baik itu anggota dewan, staf yang membantu di komisi, dan seluruh staf di lingkup Sekretariat DPRD Kota Makassar.

“Harus dipastikan bahwasanya di lingkup Sekretariat DPRD Makassar semua tidak terpapar Covid-19. Sesuai juga dengan protokol Covid Pemerintah Kota Makassar bahwasanya kita tetap menjaga diri masing-masing, orang di sekitarnya dan keluarga dengan memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” katanya.

Selain itu, kata Jabar, swab massal ini juga sebagai bentuk antisipasi dengan adanya informasi bahwasanya ada rombongan dari Kota Makassar yang terpapar covid-19 sepulang dari Bali.

“Sebagai antisipasinya kami inisiatif untuk melakukan swab atas dukungan Dinas Kesehatan untuk memastikan bahwa di lingkup Sekretariat DPRD Kota Makassar aman dari penyebaran dari covid-19. Teman-teman media juga bisa, termasuk semua yang berhubungan dengan kita di Sekretariat, sopir hingga cleaning service,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA