Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir/Int

Pemkot Ancang-ancang Bakal PSBB, Wahab Tahir Ingatkan Soal Kebutuhan Warga

Jumat, 25 Desember 2020 | 20:14 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemkot Makassar membuka opsi untuk menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebuah langkah demi menekan angka kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Kebijakan PSBB dianggap perlu untuk diterapkan. Mengingat kasus terkonfirmasi Covid-19 mengalami tren peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.

Disampaikan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, kebijakan tersebut menjadi opsi terakhir. Apabila laju perkembangan Covid-19 di Makassar masih terus meroket, maka bakal diterapkan.

“Untuk PSBB itu opsi terakhir,” kata Rudy, Kamis (24/12/202).



Di tempat terpisah, Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menanggapi kebijakan tersebut. Menurutnya, sah-sah saja apabila langkah itu diambil oleh Pemkot Makassar.

Tetapi, jika opsi itu benar-benar diambil, Wahab meminta Pemkot Makassar harus lebih siap. Khususnya dalam pemenuhan logistik masyarakat.

“PSBB itu memiliki banyak aspek, siapkah Pemkot dalam menyiapkan kemampuan logistik kita untuk masyarakat kita yang tidak mampu, itukan semua harus siap, harus siapkan logistiknya dulu,” tegas Wahab, Jumat (25/12/2020).

Wahab tidak ingin Pemkot tergesa-gesa dalam menerapkan PSBB seperti diawal kemunculan Covid-19 lalu. Sebab, dikhawatirkan banyak permasalahan yang ditimbulkan nantinya.

Menilik kasus kemarin, penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat tidak dapat terdistribusi dengan baik. Olehnya, hal itu perlu menjadi catatan penting bagi Pemkot.

“Tidak boleh terkesan PSBB seperti jamannya pak Iqbal kemarin, yang menimbulkan masalah baru,” sambung Wahab.

Kendati demikian, Komisi D, kata Wahab, bakal tetap mendukung setiap langkah Pemkot Makassar. “Selalu mendukung upaya pemerintah dan swasta untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Makassar,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA