MNP tetap beroperasi di tengah libur Nataru. Bahkan, pelayanan bongkar muat meningkat hingga 17 persen.

Layanan Bongkar Muat MNP Meningkat di Libur Nataru, Capai 17 Persen

Selasa, 29 Desember 2020 | 18:32 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) mencatat pelayanan bongkar muat barang di Makassar New Port (MNP) mengalami peningkatan. Adapun meningkat hingga sebesar 17% pada liburan Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Hal tersebut disampaikan General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Makassar New Port (MNP), Edy Nursewan. Ia menjelaskan, peningkatan yang terjadi pada liburan Nataru kali ini antara 10% sampai dengan 17%, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Ia juga mengatakan, meski saat ini masih pandemi tetapi arus bongkar muat barang dan operasional pelayanan kapal di pelabuhan baru Makassar tersebut tidak mengalami gangguan yang berarti. Bahkan, pihaknya selalu siap melakukan pelayanan selama 1×24 jam dan 7 hari dalam seminggu.

Di masa pandemi Covid-19 ini juga, lanjut Edy, operasional layanan bongkar muat barang di MNP malah mengalami peningkatan. Ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. 



“Tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja bongkar muat di MNP. Namun, kami tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah, utamanya bagi para petugas di lapangan,” tukasnya. 

Ia juga mengungkapkan bahwa menyambut libur Nataru tahun ini, semua peralatan sudah disiapkan dalam kondisi yang perform. Olehnya, operasional tetap berjalan lancar.

“Semua peralatan siap beroperasi, mulai dari container crane, RTG, Head Truck dan chassis, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM). Pelayanan juga masih tetap 1×24 jam dan 7 hari dalam seminggu,” tegas Edy.

Lebih jauh, ia menyebutkan, saat ini MNP yang baru resmi beroperasi pada awal November 2018 rata-rata melayani 30 call kapal dalam sebulan. “Bulan November lalu kami melayani 33 call kapal dan untuk di Desember ini sudah 25 call kapal yang dilayani,” ujar Edy. 

Rata-rata kapal yang masuk melakukan bongkar muat barang kebutuhan pokok. Serta juga barang-barang untuk konstruksi.

Sementara itu, GM PT Pelindo IV Cabang Terminal Petikemas Makassar, Yosef Benny Rohy mengungkapkan bahwa pihaknya tetap melakukan pelayanan bongkar muat barang. Meskipun telah memasuki libur Nataru tahun ini.

“Tidak ada yang berubah. Operasional pelayanan tetap kami lakukan 1×24 jam dan 7 hari dalam seminggu. Tentunya berkoordinasi dengan stakeholder pelabuhan, terutama Otoritas Pelabuhan (OP),” kata Yosef. 

Meskipun begitu, dia mengatakan akibat pandemi Covid-19 layanan bongkar muat barang di Terminal Petikemas Makassar (TPM) mengalami penurunan sebesar 7% sampai 10%. Ini jika dibandingkan dengan libur Nataru tahun lalu.

Penurunan itu terjadi karena belum banyak barang impor yang masuk melalui TPM. Dikarenakan masih ada beberapa pelabuhan di luar negeri yang belum beroperasi secara optimal karena pandemi Covid-19. (*)


BACA JUGA