Ilustrasi

Akhir Tahun 2020, Serapan Anggaran Pemkot Makassar Belum Maksimal

Rabu, 30 Desember 2020 | 14:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Laporan serapan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar masih tergolong rendah. Padahal tahun 2020 akan segera berakhir.

Hingga Senin (28/12/2020), serapan anggaran Pemkot Makassar belum maksimal. Laporan menunjukkan hanya mencapai 62,47 persen dari total Rp4,13 triliun APBD pendapatan daerah dan Rp4,21 triliun belanja daerah.

Disampaikan Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rahmat Mappatoba, angka tersebut diambil belum keseluruhan untuk Kota Makassar. Rekapan data setiap SKPD akan terlihat pada awal Januari 2021 nanti.

“Belum finalisasi datanya, nanti pas akhir tahun baru bisa ditarik datanya per SKPD atau paling lambat awal tahun 2021,” kata Rahmat, Senin (28/12/2020).

Selain itu, Rahmat menjelaskan data itu juga diambil hanya sampai per-November 2020. Pasalnya, periode Desember belum mungkinkan penarikan data.

“Periode Desember ini belum bisa kita tarik datanya. Nanti setelah akhir tahun,” ujar Rahmat.

Ia juga belum menjelaskan SKPD mana saja serapan anggaran paling tinggi dan rendah di 2020. Sebab belum seluruhnya data dari OPD rampung.

Tetapi, dirinya memastikan serapan anggaran tidak mencapai 100 persen. Adapun fengan asumsi adanya SILPA di tahun 2020.

“Untuk data lengkapnya nanti diakhir tahun, karena belum bisa sekarang ditarik datanya,” pungkas Rahmat.(*)


BACA JUGA