Pergantian Kadiv Yankumham Sulsel ditandai dengan kegiatan Pengantar Alih Tugas Kadiv Yankumham di Aula setempat, Sabtu (02/01/2021).

Rotasi Pejabat, Kadiv Yankumham Kemenkumham Sulsel Kini Berganti

Minggu, 03 Januari 2021 | 14:16 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Anggoro Dasananto resmi menjabat sebagai Kepala Divisi (Kadiv) Pelayanan Hukum dan HAM (Yankumham) Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia menggantikan Sri Yuliani yang akan menjabat sebagai Direktur TI Ditjen Administrasi Hukum Umum. Anggoro sebelumnya di posisi Kadiv Yankumham Kemenkumham Sulawesi Tengah (Sulteng). 

Pergantian ini ditandai dengan kegiatan Pengantar Alih Tugas Kadiv Yankumham Sulsel. Bertempat digelar di Aula setempat, Sabtu (02/01/2021). 

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto mengapresiasi kinerja Sri Yuliani selama menjabat. Pasalnya telah menghasilkan banyak inovasi utamanya di tengah pandemi Covid-19. 

“Atas kinerja Divisi Pelayanan Hukum, Kanwil Sulsel memperoleh tiga penghargaan yakni penghargaan Menkumham yang telah berhasil membina sebagian besar Kab/Kota Peduli HAM,” kata Harun.



“Yakni sebanyak 14 kab/kota dan 7 kab/kota meraih predikat cukup peduli, Penghargaan Menkumham karena telah membina UPT menerapkan layanan publik berbasia HAM, dan penghargaan kinerja anggaran AHU terbaik kedua serta menjadi Kepala Divisi Yankumham terbaik pada rapat koordinasi semester pertama tahun 2020,” sambungnya. 

Kemudian dalam upaya mencapai target kinerja dan perjanjian kinerja Divisi Yankumham. Di mana menfasilitasi 48 Ranperda, 5 Ranperbup, dan 1 Perda. 

“Dalam bidang AHU, peningkatan pendaftaran badan usaha terus didorong. Pada 2019 lalu sebanyak 275 dan tahun 2020 meningkat drastis sebanyak 1458. Divisi Yankumham Sulsel juga mengawasi 466 Notaris di seluruh Sulsel dengan 6 Majelis Pengawas Daerah Notaris,” jelas Harun.

Kemudian, peningkatan Kekayaan intelektual juga meningkat. Harun mengatakan, di tengah pandemi, pendaftaran Kekayaan Intelektual justru meningkat dengan jumlah PNBP sebanyak 1.8 Miliar. Saat ini juga telah menyerahkan dua Sertifikat kekayaan intelektual Indikasi Geografis, yaitu Lada Luwu Timur dan Beras Pulu Mandoti Enrekang. 

Divisi Yankumham juga telah menciptakan banyak Inovasi. Diantaranya, Duyankum Kanwil Sulsel, Formalin Kumham Sulsel, Lakidigi Kumham Sulsel, Lakiselam Kumham Sulsel, Laris Online, dan Laserdoor Kumham Sulsel.

“Semuanya itu utk mempermudah layanan,” ungkap Harun.

Sementara itu, Kadiv Yankumham Sulsel yang lama, Sri Yuliani mengatakan, capaian ini tak terlepas dari kolaborasi yang baik selama ini. Pihaknya menggandeng eksternal terutama dengan Pemda, Ikatan Notaris Indonesia, dan instansi terkait lainnya. 

“Terhadap capaian ini, kami berharap agar terus dipertahankan dan terus ditingkatkan,” harap Sri. 

Sementara itu, Kadiv Yankumham Sulsel yang baru, Anggoro Dasananto meminta dukungan dan sinergi yang baik terutama dengan jajaran Divisi Pelayana Hukum dan HAM. Dirinya berharap agar seluruh pegawai di Sulsel dapat berkolaborasi dengan baik. (*)


BACA JUGA