Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat ditemui di Balai Kota Makassar, Selasa (12/01/2021).

Tersebar Luas, Pemkot akan Batasi Iklan Rokok di Makassar

Selasa, 12 Januari 2021 | 17:40 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana membatasi iklan rokok yang sudah semakin meluas. Upaya ini dilakukan demi menekan polusi udara dan pengguna rokok di kota.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan bahwa pembatasan iklan rokok sudah dikaji. Nantinya, kata dia, ada regulasi yang mengatur.

“Kami minta kalau ada memang regulasi yang mengatur tentang bagaimana pelaksanaan kawasan tanpa rokok, termasuk masalah pengiklan rokok,” kata Rudy saat ditemui di Balai Kota Makassar, Selasa (12/01/2021).

Dalam regulasi tersebut, disebutkan Rudy, diatur mengenai zona mana saja bisa terpampang iklan rokok. Fasilitas umum dan fasilitas pendidikan menjadi salah satu wilayah yang dilarang dipasangi.



“Langkah teknis, kita siapkan zona merokok yang jelas. Kemudian di fasilitas umum disiapkan papan-papan peringatan bahwa di sini kawasan tanpa rokok, silahkan diatur,” sambungnya.

Sementara itu, Rudy menyebut bahwa wilayah lainnya, iklan rokok juga akan dibatasi. Upaya pembatasan iklan rokok ini akan dilakukan secara bertahap. 

“Diramu ini sama tim kita, bagaimana untuk secara bertahap iklan rokok dikendalikan dengan baik untuk tidak memberikan dampak negatif,” ujarnya.

“Termasuk itu dikaji zona mana, termasuk sekolah, kampus, janganlah. Di zona tertentu mungkin boleh secara terbatas, itu mungkin sementara diatur oleh teman-teman di OPD terkait,” tutup Rudy. (*)


BACA JUGA