Ilustrasi Mengajar Online/ int

Guru di Gowa Ciptakan Aplikasi Fitur Belajar Online, Kadisdik Beri Apresiasi

Kamis, 28 Januari 2021 | 12:31 Wita - Editor: Dilla Bahar -

GOWA, GOSULSEL.COM— Kondisi Pandemi Covid-19 yang belum berakhir mewajibkan guru dan siswa belajar menggunakan sistem online. Beberapa metode pembelajaran daring digunakan untuk menunjang proses pembelajaran secara efektif seperti melalui fitur google meet atau zoom yang kerap kali dipakai guru dalam mengajar.

Namun, berbeda dengan seorang guru di sekolah Yayasan Pendidikan Arifah Unggulan Madrasah Aliyah, Kabupaten Gowa. Ia bernama Suherwin, salah satu guru Bahasa Indonesia. Suherwin menciptakan fitur mengajar tersendiri untuk para siswanya.

Dengan terobosan baru, Suherwin dapat menerapkan pembelajaran dalam metode internet, seperti menyediakan platform website.

Website tersebut menyediakan fitur-fitur yang memudahkan guru, siswa, orang tua serta kurikulum dalam mengontrol proses belajar mengajar sebagai kontrol pembelajaran di setiap sekolah.

Suherwin menjelaskan, fitur dari template atau aplikasi my site ini dibuat agar mampu memberikan edukasi kepada pendidik, peserta didik dan orang tua siswa.

Serta kurikulum dalam melaksanakan proses belajar mengajar dalam bentuk daring di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Fitur utama dalam pembelajaran ini adalah absensi online yang dapat diakses oleh guru mapel, wali kelas dan kesiswaan, bahan ajar E-Learning,” ujarnya, Kamis (28/1/2021).

Dirinya berharap, dengan adanya kreatifitas ini, kemudahan akses belajar online dapat dirasakan oleh siswa-siswi.

Bahkan juga disebut olehnya, platform template ini salah satu tantangan untuk menjawab zaman modern ke depannya.

“Saya harap aplikasi ini mampu menjawab tantangan zaman serta sebagai media edukasi semua guru dalam membuat proyek serta meluangkan kreatifitasnya merancang pembelajaran sendiri,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Gowa, dr Salam mengaku bangga dan bersyukur dengan kreativitas guru dalam menciptakan metode pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, bukan hanya Suherwin, beberapa guru juga berhasil melakukan revolusi pembelajaran. Umumnya mereka kami rekomendasikan menjadi Guru Penggerak tingkat nasional,” ucap Salam.

Menurut dia, template yang diciptakan Suherwin merupakan salah satu bentuk kreasi pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran daring atau online.

“Semua itu di break down dari metode pembelajaran problem based learning (basis pembelajaran), ditambah untuk Joyfull learning (pembelajaran yang menyenangkan),” pungkasnya. (*)


BACA JUGA