DPD I Golkar Sulsel menggelar Fit and Proper Test untuk Bakal Calon Ketua DPD II Golkar Maros di Sekretariat DPD I, Kamis (18/02/2021).

Golkar Sulsel Uji Kelayakan 4 Bakal Calon Ketua Golkar Maros

Jumat, 19 Februari 2021 | 14:21 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – DPD I Golkar Sulsel menggelar Fit and Proper Test untuk Bakal Calon Ketua DPD II Golkar Maros. Kegiatan berlangsung di Sekretariat DPD I Golkar Sulsel, Kamis (18/02/2021).

Tim seleksi ini dipimpin langsung Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP). Sementara anggota seleksi diantaranya Sekretaris Marzuki Wadeng. Serta para Wakil Ketua seperti La Kama Wiyaka, Ambas Syam, Herman Heizer, Rahman Pina, dr Salwa Mochtar, dan Nasruddin Nawawi.

Ada empat bakal calon yang hadir dari hasil penjaringan yang dilakukan Plt Ketua Golkar Maros, Rahman Pina. Diantaranya Wakil Bupati (Wabup) terpilih Maros, Suhartina Bohari, Sahir, Andi Ilham Nadjamuddin, dan incumbent, Andi Patarai Amir. Sementara Tajerimin izin tidak sempat hadir.

Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan Bakal Calon Ketua Golkar Maros merupakan arahan langsung Taufan untuk menjadikan Golkar sebagai partai cerdas. Uji kelayakan ini bakal dilakukan pada setiap musda dan agenda penting seperti penunjukkan ketua DPRD.

“Meskipun ini bukan bagian syarat musda. Namun ini prinsip keterbukaan yang diinginkan pak ketua (Taufan Pawe) untuk membuktikan ke seluruh kader dalam mengambil keputusan,” katanya.

“Tidak serta merta memutuskan secara sepihak, sangat demokratis dan senantiasa berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar khususnya Pak Ketua Umum Airlangga dan dan Pak Sekjen Lodewijk Freidrich,” sambung Zulham.

Sekretaris AMPG Sulsel ini menjelaskan, uji kelayakan ini untuk mengenal lebih dalam kapasitas para calon untuk mengetahui ke-golkaran-nya, loyalitas dan integritas, serta mengetahui visi misi mereka untuk menaikkan elektoral Golkar ke depan. Sementara untuk jadwal Musda Golkar Maros masih menunggu waktu dan pengunjuk Taufan.

“Seperti kita ketahui Golkar di Maros itu partai pemenang dengan 7 kursi. Namun perhelatan Pilkada kemarin kita kalah. Dan ke depan ketua selanjutnya wajib menaikan elektoral Golkar dan tentunya bisa menang pada semua event politik yang ada,” kata pria asal Takalar ini.

Sementara itu, Wabup Maros terpilih, Suhartina Bohari mengapresiasi uji kelayakan dan kepatutan DPD I Golkar Maros. Menurutnya, uji kelayan itu dilakukan sangat profesional dengan panelis yang mumpuni untuk menggali wawasan bakal calon tentang Golkar, pemerintahan, legislatif, dan hubungan dengan masyarakat.

“Jujur, perasaan saya mengikuti uji kelayakan ini tegang. Kita dicerca puluhan pertanyaan untuk mengetahui kapasitas kita dengan waktu 2 jam. Namun alhamdulilah saya melewatinya dengan lancar,” katanya.

Suhartina menjelaskan, keinginannya masuk ke Partai Golkar merupakan cita-cita politiknya semenjak dahulu. Menurutnya, Golkar merupakan partai terbuka. Selalu memberikan kesempatan pada tokoh-tokoh yang memiliki kapasitas untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Partai Golkar merupakan cita-cita politik saya ke depan. Insyallah jika saya diamanahkan, saya dengan kapasitas saya bakal mempertahankan prestasi yang ada dan membesarkan lagi Partai Golkar,” jelasnya.

“Apalagi saya sebagai wakil bupati terpilih sejalan dengan Partai Golkar untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Maros,” pungkas Suhartina. (*)


BACA JUGA