Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto-Fatmawati Rusdi saat ditemui di di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, Jumat (26/02/2021)

Dipimpin Danny-Fatma, Pemkot Luncurkan Program Makassar Recover 5 Maret

Jumat, 26 Februari 2021 | 16:54 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dalam rangka menangani Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) segera meluncurkan program Makassar Recovery. Peluncuran akan dilakukan pada 5 Maret nanti.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memandang perlunya program ini dibuat. Sebab, penanganan Covid-19 sebelumnya masih terbilang kurang efektif.

Nantinya, dijelaskan Danny, seluruh warga Makassar tanpa terkecuali di tracing melalui GeNose. Sebuah alat pendeteksi Covid-19 dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Jadi Makassar Recover, tanggal 5 (Maret) kita akan launching. Satu bulan kemudian akan turun secra massif. Menskrining seluruh warga Makassar seratus persen,” jelas Danny saat ditemui di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, Jumat (26/02/2021).

Namun, Danny menyebut bahwa alat lainnya seperti Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab Test tetap digunakan. GeNose hanya digunakan sebagai skrining diri.

Sementara itu, dalam program ini, Danny akan melibatkan banyak pihak. Seperti, relawan, paramedis, kelurahan, dan kecamatan. Mereka nantinya terjun langsung ke warga untuk melakukan pemeriksaan.

“Ada 10 Ribu relawan, 5000 paramedik, 306 dokter, dan sekitar 300 manajemen kelurahan dan kecamatan berserentak memeriksa ke warga dengan sistem smart city,” sambung Danny.

“Semua warga dikasih barcode agar supaya hasil status kesehatan masuk disitu dan kita mengontrol status kesehatan  bertingkat, mulai dari sehat, penyintas, OTG, ringan, sedang dan berat,” tutupnya.

Makassar Recover tak sekadar penanganan Covid-19 melalui GeNose. Program ini juga diluncurkan sebagai upaya Pemkot di bawah nahkoda Danny dan Fatmawati Rusdi untuk adaptasi sosial dan pemulihan ekonomi.(*)


BACA JUGA