FOTO: PD Pasar Makassar Raya menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar dan jajaran Kepala Pasar di Kantor PD Pasar Makassar Raya/Selasa 2 Maret 2021/Agung Eka/GOSULSEL.COM

PD Pasar Makassar Sosialisasi Vaksinasi Covid-19, 15.000 Pedagang Siap Disuntik

Rabu, 03 Maret 2021 | 10:31 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Sebanyak 15.000 pedagang di pasar tradisional Makassar bakal divaksin Covid-19 secara massal. Hal itu disampaikan Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan.

Sebelumnya, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar. Turut hadir jajaran Kepala Pasar di Kantor PD Pasar Makassar Raya, Selasa (02/03/2021).

Pria yang akrab disapa Sahar ini mengatakan bahwa akan mengikutkan pedagang pasar dalam program vaksinasi massal. Namun, sebelumnya mereka akan diperiksa kesehatannya lebih dulu.

“Kita punya pedagang kurang lebih ada 15 ribu, karyawan ada 500. Nanti kita akan lihat siapa yang di vaksin. Karena belum bisa kita pastikan, seluruh pedagang bakal divaksin secara bersamaan,” katanya.

Pemeriksaan sebelum vaksin dilakukan melalui skrining. Disampaikannya, hal itu agar bisa diketahui apakah pedagang bersangkutan bisa divaksin atau tidak.

“Jadi sebelum divaksin, kita sosialisasi dulu kepada pedagang. Bahwa tidak serta merta langsung main vaksin. Kita skrining dulu, apakah mereka bisa divaksin, atau tidak,” lanjut Sahar.

“Sehingga, nantinya mereka bisa paham tujuan program ini dilakukan. Dan terlebih dulu kita edukasi ke para Kepala Pasar, untuk mendapatkan informasi tepat sekaitan dengan vaksin,” jelasnya.

Plt Kabid P2P, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr Nursaidah juga mengatakan untuk kegiatan ini baru pada tahap koordinasi. Nantinya dilanjutkan dengan sosialisasi ke pedagang.

“Untuk tahap ini kita koordinasi dulu. Mengenai kapan waktunya, kita masih menunggu data dari pihak PD Pasar. Jadi kita lakukan dulu pemetaan mana yang duluan dan kita lakukan sosialisasi diawal,” ujarnya.

Menurutnya sosialisasi itu penting  dilaksanakan. Ini agar pedagang tau bagaimana manfaat vaksinasi sebenarnya.

“Jangan sampai kalau kita tidak sosialisasi dulu, mereka pada lari karena banyaknya Hoax yang beredar. Nah ini dulu yang kita sosialisasikan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui sedikitnya ada 24 pasar yang akan disasar. Kemudian dilakukan vaksinasi massal.

“Adapun waktunya akan kami kondisikan dan kami akan lakukan secara bertahap. jadi kami juga melihat ketersediaan vaksin. karena vaksin juga datang secara bertahap. Tapi yang jelas semua akan dapat,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA