Kemenkumham Sulsel menjajaki kerjasama dengan empat perguruan tinggi, yakni Unhas, UIT, IIK dan Politani Pangkep. Penandatanganan di Hotel Gammara, Selasa (09/03/2021)

Kemenkumham Sulsel Gandeng Empat Kampus Kerjasama di Bidang KI

Selasa, 09 Maret 2021 | 21:07 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terus menjajaki kerjasama. Kali ini, pihaknya menggandeng empat Perguruan Tinggi (PT).

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto bersama Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Dwia Aries Tina Pulubuhu, Direktur Politeknik Pertanian (Politani) Pangkep, Darmawan, Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT), Andi Maryam, dan Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Pelamonia Kesdam XIV/, Ruqaiyah. Mereka menandatangani perjanjian di Bidang Kekayaan Intelektual  (KI).

Penandatanganan ini dirangkaikan pada kegiatan Workhsop dan Diseminasi  Layanan Kekayaan Intelektual Paten. Bertempat di Hotel Gammara Makassar, Selasa (09/03/2021).

Harun mengatakan kerjasama ini merupakan upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Utamanya kepada pemohon KI.

“Apresiasi terhadap empat perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Sulsel di Bidang Kekayaan Intelektual. Diharapkan kedepan berjalan dengan baik dan dapat mendorong peningkatakan pendaftaran Kekayaan Intelektual terutama Paten,” katanya.

Sebelumnya juga, Kanwil Kemenkumham Sulsel telah  bekerjasama dengan perguruan beserta instansi lainnya. Harun pun berharap bisa menggandeng pihak lain untuk bekerjasama.

“Tahun 2020 lalu ada 64 Pemohonan Paten dan 44 diantaranya dari Unhas. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi pimpinan Perguruan Tinggi lainnya,” Harap Kakanwil.

Sementara itu, Rektor Unhas, Dwia Aries Tina Pulubuhu mengungkapkan bahwa MoU ini akan menjadi media buat para dosen dan SDM di PT. Agar lebih menjadi Inventor dan Inovator. 

“Melalui MoU, Kita telah difasilitasi oleh Kemenkumham untuk menghasilkan inovasi yang dapat dipatenkan. Unhas telah mereformasi unit layanan hak kekayaan intelektual untuk membantu para peneliti sehingga saat ini beberapa dosen telah melejiit karyanya,” katanya.

“Unhas sampai saat ini telah mendaftarkan 321 produk inovasi Kekayaan Intelektual,” ungkap Dwia.

Dwia juga mengungkapkan, KI dapat memberikan kemudahan bagi kita dalam menjalin kerjasama di bidang Industri. Sehingga, Unhas sebagai salah satu PT yang menandatangani MoU saat ini akan membangun model partnership yang lebih strategis.(*)


BACA JUGA