Foto bersama: Kepala Bidang Sekolah Dasar Dr Ulfa Tenri Batari, Tim Supervisor Jilan Rifai dan Ade Rohmansah, serta Kepala Sekolah SDN Unggulan Bontomanai Dahlia S.Pd.

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Gowa Kedatangan Supervisor dari Kemendikbud

Sabtu, 20 Maret 2021 | 18:01 Wita - Editor: Dilla Bahar -

GOWA, GOSULSEL.COM–Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan supervisi dalam bentuk program pembinaan peserta didik ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia terkhusus di Kabupaten Gowa. Kegiatan supervisor di Gowa sendiri dilaksanakan selama dua hari yakni Jum’at dan Sabtu (19-20/2/2021)

Salah satu supervisor dari Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Jilan Rifai mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pendataan dan pengisian instrumen bagi kepala sekolah, guru, wali murid dan peserta didik untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka pada pembelajaran tatap muka di Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2021/2021 di masa pandemi Covid-19.

“Tujuan kami kesini itu menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap di masa pandemi. Kita sudah dibagi ke beberapa kota kabupaten di seluruh Indonesia dan salah satunya ini kami ditugaskan di Gowa,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa telah memilih empat sekolah baik negeri maupun swasta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah dalam pembelajaran tatap muka yang rencananya akan dilaksanakan di bulan Juli 2021 mendatang.

“Ada empat sekolah yang kami pilih untuk dilakukan supervisi oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud, di mana ada dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta, yaitu SDIT Al Fityan, SDIT Al Fadiyah, SDN Bontokamase dan SDN Unggulan Bontomanai,” jelas Kepala Bidang Sekolah Dasar Dr Ulfa Tenri Batari saat ditemui di SDN Bontomanai Unggulan. Sabtu (20/3/2021)

Ulfa mengatakan bahwa kedatangan supervisor dari Kemendikbud tersebut untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah terkait protokol kesehatan agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat berjalan lancar.

“Sebenarnya di beberapa daerah yang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka, tapi di Sulsel khususnya Kabupaten Gowa memang belum melaksanakan. Oleh sebab itu, kunjungan beliau juga akan memastikan seperti apa kesiapan sekolah,” ujarnya.

“Dan apabila nanti di bulan Juli anak anak sudah masuk sekolah, apakah secara fisik atau psikis, kepala sekolah dan guru sudah siap menghadapi pembelajaran tatap muka di tengah pandemi,” tambahnya.

Selain pengisian instrumen, dilakukan juga peliputan dan wawancara oleh Direktorat Sekolah Dasar terkait sarana dan prasarana sekolah seperti fasilitas cuci tangan, handsanitizer, alat semprot disinfektan dan lain-lain.(*)


BACA JUGA