Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat meninjau Festival Smart Vaksinasi Covid-19 di Tribun Lapangan Karebosi, Sabtu (27/03/2021)

Festival Smart Vaksinasi Covid-19, Pemkot Makassar Target 2000 Guru Tiap Hari

Sabtu, 27 Maret 2021 | 14:24 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemkot Makassar menggelar Festival Smart Vaksinasi Covid-19 di Tribun Karebosi, Sabtu (27/03/2021). Wali Kota, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meninjau langsung proses kegiatan.

Festival Smart Vaksinasi Covid-19 ini menargetkan 2.000 guru disuntik tiap harinya. Baik yang ASN maupun yang masih honorer.

“Kami target per hari sebanyak 2.000 guru baik yang ASN, swasta, honorer, TK dan PAUD. Di tempat lain sebelum kita canangkan Festival Vaksinasi hanya mampu 200 orang per hari,” jelasnya. 

“Kita lihat vaksin hari ini begitu tertib protokol kesehatan, tidak ada yang membawa kendaraan pribadi, semua di antar dan menggunakan jasa ojol,” sambung Danny. 

Danny mengatakan tujuan tahap awal vaksin dilakukan kepada guru merupakan upaya melakukan pembukaan sekolah tatap muka terbatas. Sebagaimana yang juga diperintahkan Presiden RI. 

Ia ingin menjadi salah satu kota yang pertama terbebas dari Covid-19. Dan melakukan aktivitas new normal untuk masyarakat Kota Makassar. 

“Kita mau mempersiapkan makassar termasuk ke dalam kota yang pertama akan tatap muka dengan nyaman dan aman tapi terbatas,” imbuh Danny.

“Ini merupakan model adaptasi baru menghadapi Covid-19 namun aktivitas kita tetap berjalan. Kan ini sudah setahun guru melakukan zoom,” tambahnya. 

Danny pun berharap proses vaksin akan berjalan dengan lancar. Pihaknya menargetkan akan menvaksin 100 persen guru di Kota Makassar. 

“Kita akan tetap pantai lewat aplikasi, kita harap 100 persen guru harus di vaksin. Tapi kita lihat sementara ini ada guru yang hamil, ada yang penyintas tapi tetap kita awasi kapan mereka boleh mendapatkan vaksin,” harap Danny. 

Rencananya, setelah guru, Danny akan menyasar pemberian vaksinasi kepada Imam dan semua pengurus masjid. Hal ini dilakukan sebelum masuknya bulan Ramadhan.(*)