Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto bersama Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam saat peresmian kelompok tani Anging Mammiri Bhayangkari di Area Asrama Polisi (Aspol) Toddopuli, Senin (05/04/2021).

Di Peresmian Rumah Bibit Bhayangkari, Danny Gaungkan Lorong Wisata

Senin, 05 April 2021 | 14:10 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Rumah bibit kelompok tani Anging Mammiri Bhayangkari resmi hadir, Senin (05/04/2021). Adapun lokasinya berada di Area Asrama Polisi (Aspol) Toddopuli, Senin (05/04/2021).

Rumah bibit binaan Ketua Bhayangkari Sulsel ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam. Kemudian juga hadir Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Dalam sambutannya, Danny mengatakan rumah bibit sangat berarti baginya. Sebab, menurutnya itu salah satu bentuk usaha pemerintah untuk mengangkat perekonomian masyarakat lorong.

“Saya sangat mengapresiasi rumah bibit cetusan bhayangkari Sulsel. Ini mirip dengan BuLo (Badan Usaha Lorong) yang kami buat dulu, dua tahun terakhir ini mati dan baru kami mau hidupkan lagi. Ini sangat berarti buat kami sebagai kebangkitan kami mengangkat masyarakat lorong,” kata Danny.

Ia pun menyebutkan tujuan dirinya membuat BuLo itu karena memiliki banyak manfaat. Diantaranya, mengentaskan kemiskinan, mengendalikan inflasi, dan membuat warga memiliki kegiatan positif di dalam lorongnya masing-masing.

Tak hanya itu, visi misi pada periode ke dua Danny- Fatma ini memang akan lebih memperhatikan lorong. Dirinya pun akan membuat 5.000 lorong wisata yang saat ini dilirik dari berbagi pihak baik nasional maupun international.

“Saya yakin 5.000 lorong wisata kami akan cepat terwujud, apalagi kita bersinergi dengan Kapolda. Lorong kita juga lagi diteliti oleh Universitas di amerika kerjasama ITB dan UGM. InsyaAllah awal kebangkitan ekonomi rakyat berawal dari lorong,” sebut Danny.

Senada dengan Kapolda, Irjen Pol Merdisyam menyebut Danny seorang visioner dan memiliki ide cemerlang. Olehnya, programnya tersebut mesti didukung.

“Saya yakin pak wali ini visioner, memberdayakan berbagai fasilitas dukungan. Saya ingat sekali program Smart City kota Makassar menjadi pioner di Mabes Polri. Itu karena ide pak wali dengan pemanfaatan teknologi untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Sinergitas dalam ketahangan pangan ini pun disebut Merdi sebagai salah satu langkah awal untuk membuat masyarakat berbudidaya. Pihaknya pun bakal terus bersinergi dengan Pemkot.

“Nantinya ini akan lebih mudah pengembangan bibit-bibit tanaman. Apalagi kita bersinergi langsung dengan Pemkot yang luar biasa sudah pernah berhasil program lorongnya,” harap Merdy.

Dari 168 bibit (pakcoy dan selada) sebanyak 28 bibit siap dipanen. Panen perdana pun dilakukan langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Merdy Syam, Wakapolda Sulsel, Halim Pagarra, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Ketua Bhayangkari Sulsel. (*)


BACA JUGA