illustrasi sekolah tatap muka (int)

Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli, Orangtua Siswa di Gowa Wajib Divaksin

Selasa, 06 April 2021 | 15:06 Wita - Editor: Dilla Bahar -

GOWA, GOSULSEL.COM–Siswa yang akan ikut belajar di kelas akan ditracking apakah orangtuanya telah divaksin covid 19 atau tidak. Hal ini diungkapkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

“Kalau orangtuanya belum divaksin maka kita akan usulkan divaksin. Ini bagi orangtua yang memperbolehkan anaknya untuk mengikuti belajar tatap muka di sekolah,” papar Adnan. Senin (5/4/2021)

Terkait model pembelajaran di sekolah nanti dalam kondisi pandemi ini, kata Adnan akan dilakukan secara terbatas di kelas-kelas yakni terbatas 50 persen saja.

“Jadi nanti kita buat simulasinya seperti apa. Jika simulasi selesai nanti kita panggil semua kepala sekolah agar menerapkan seperti simulasi yang akan kita berlakukan tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan supervisi dalam bentuk program pembinaan peserta didik ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia terkhusus di Kabupaten Gowa. Kegiatan supervisor di Gowa sendiri dilaksanakan selama dua hari yakni Jum’at dan Sabtu (19-20/2/2021)

Salah satu supervisor dari Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Jilan Rifai mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pendataan dan pengisian instrumen bagi kepala sekolah, guru, wali murid dan peserta didik untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka pada pembelajaran tatap muka di Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2021/2021 di masa pandemi Covid-19.

“Tujuan kami kesini itu menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap di masa pandemi. Kita sudah dibagi ke beberapa kota kabupaten di seluruh Indonesia dan salah satunya ini kami ditugaskan di Gowa,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa telah memilih empat sekolah baik negeri maupun swasta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah dalam pembelajaran tatap muka yang rencananya akan dilaksanakan di bulan Juli 2021 mendatang.

“Ada empat sekolah yang kami pilih untuk dilakukan supervisi oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud, di mana ada dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta, yaitu SDIT Al Fityan, SDIT Al Fadiyah, SDN Bontokamase dan SDN Unggulan Bontomanai,” jelas Kepala Bidang Sekolah Dasar Dr Ulfa Tenri Batari saat ditemui di SDN Bontomanai Unggulan.(*)


BACA JUGA