Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto.

Mantan Pj Wali Kota Iqbal Suhaeb Punya Utang, Danny Tolak Lunasi

Rabu, 07 April 2021 | 23:32 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Mantan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyisakan utang di masa pemerintahannya. Dikabarkan terkait perayaan HUT Makassar pada tahun 2019 lalu.

Diberitakan di salah satu media, bahwa PT Debindo Mega Promo ditunjuk sebagai panitia pelaksana kegiatan HUT Makassar pada waktu itu. Sayangnya, hingga kini mengaku belum dibayar.

Direktur Debindo Mega Promo, Jeffrey Eugene bahkan membawa kasus ini ke ranah hukum. Melalui lembaga hukum, MJ and partnerts, Debindo melakukan somasi terhadap sejumlah pihak. Salah satunya ke Mantan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyikapi persoalan ini. Ia pun menegaskan tidak bakal membayar utang tersebut. 

Alasannya, karena kebijakan tersebut bukan tanggungjawabnya. Hal itu juga menandakan ada kerusakan di Pemkot Makassar.

“Jadi kalau mau suru tagih saja sama Iqbal Suhaeb, ini tandanya bahwa rusaknya ini barang-barang,” kata Danny, Rabu (07/04/2021).

Selain itu, Iqbal Suhaeb juga menimbulkan persoalan. Pasalnya, telah membatalkan komitmen Center Point Of Indonesia (CPI) untuk menyetorkan lahan sebesar 3,3 hektare (Ha).

“Yang harusnya CPI setorkan tanah 3,3 hektare ke Pemkot Makassar pergi dibatalkan, dan dikasi ke provinsi. Bahkan yang sudah tandatangan dikomitmen itu juga dibatalkan,” terangnya.

Olehnya, Danny menegaskan bahwa CPI sudah tidak berguna lagi di Makassar. Sebab, kewajibannya juga sudah dibatalkannya.

Bahkan Danny menyebut pembangunan CPI tidak berdampak bagi Kota Makassar. “Seharusnya ada kewajibannya ke Pemkot sebanyak 3,3 hektare, tetapi pada saat saya tidak menjabat itu malah dikasi ke provinsi,” terangnya.

Olehnya, sebagai nahkoda, Danny akan mengambil langkah hukum. Di mana menggugat pihak CPI.

Sebelumnya, pihak CPI telah berkomitmen dan menandatangani perjanjian. Ini bahwa lahan seluas 3,3 Ha di kawasan CPI akan diserahkan ke Pemkot Makassar.

Rencananya, lahan tersebut yang bernilai Rp16 triliun tersebut akan dipakai Pemkot Makassar. Rencananya untuk membangun New Balai Kota.

Saat berita ini diturunkan, wartawan berusaha mengkonfirmasi pihak CPI, namun belum mendapatkan tanggapan. Begitu pula dengan mantan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.(*)