Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto

Dugaan Konspirasi Dana Kelurahan, Danny Minta dan Kepolisian Usut Tuntas

Selasa, 13 April 2021 | 13:06 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menduga ada konspirasi dana kelurahan yang digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya. Ia pun meminta pemeriksan dari kejaksaan dan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Bahwa kelihatannya ada yang dititip-titip ini, kebiasaan-kebiasaan yang tidak pernah hilang oleh oknum, tidak semua,” kata Danny, Selasa (13/04/2021).

Danny mengatakan bahwa akan mengundang kejaksaan dan kepolisian. Agendanya ialah memeriksa dugaan penggelapan dana tersebut.

Danny mengaku menemukan keanehan pada anggaran dana desa. Ia mengatakan ada upaya untuk melarang melakukan refokusing dana kelurahan.

Padahal, kata Danny, hal itu merujuk pada kebijakan pemerintah pusat. Di mana untuk fokus pada penanganan pandemi Covid-19 yang masih merebak.

“Uangnya kan tetap di Kelurahan, tapi pekerjaannya berubah. Terus kenapa dia (7 Fraksi DPRD Makassar) yang keberatan, apa urusannya, apa haknya?,” sambung Danny Pomanto.

Danny merasa lucu terkait penolakan 7 Fraksi di DPRD Kota Makassar yang menolak kebijakan pemerintah kota. Ia mengatakan hal itu merupakan tugas pemerintah untuk melakukan refokusing.

Di sisi lain, Danny menegaskan tetap akan menjalankan pemberhentian seluruh RT/RW di Makassar. Sebab, hal itu merupakan tugas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Danny mengatakan saat ini pihaknya dalam proses perampungan aturan untuk menerapkan pemberhentian RT/RW. Ia mengaku akan menguji aturannya terlebih dulu.

“Mekanisme harus jalan, tidak asal (menerapkan). Kita evaluasi dulu Minggu depan, setelah aturan yang dibuat,” tandas Danny. (*)


BACA JUGA