Ketua Pansus Pengganti Perda Nama Rumah Sakit Salewangang, Abidin Said
#

RSUD Salewangang di Maros Ganti Nama Jadi RSUD dr. Palaloi

Selasa, 27 April 2021 | 21:42 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros secara resmi telah mengganti nama RSUD Salewangang menjadi RSUD dr. Palaloi, Selasa (27/4/2021).

dr. Palaloi sendiri lahir di Pinrang dimana merupakan dokter sekaligus kepala rumah sakit pertama di Kabupaten Maros. Sejak berdirinya rumah sakit pada tahun 1983.

Ketua pansus pengganti perda nama Rumah Sakit Salewangang Abidin Said mengatakan berbulan-bulan lamanya penggodokan nama baru tersebut. 

Diskusi panjang hingga study keluar daerah beberapa kali dilakukan untuk mempelajari regulasi penggantian nama. 

“Terakhir, kita konsultasi ke Provinsi ternyata bisa diganti tanpa melahirkan perda, cukup dengan perbup,” kata Abidin. 

Penggantian nama ini sendiri diusulkan oleh Bupati Maros sebelumnya Hatta Rahaman. Alasannya, sebagai bentuk penghargaan atas jasa pada tenaga medis di Maros. 

“Sebenarnya ada tiga nama. dr. Edy Muchtar, dr. Nurdin Perdana dan juga dr. Palaloi. Keduanya tidak bisa digunakan karena tidak memenuhi persyaratan,” ujar ketua Komisi I DPRD Maros itu. 

Salah satu persyaratan yang wajib adalah nama orang yang akan diabadikan menjadi nama tempat atau gedung adalah dia yang telah meninggal dunia. 

“Keduanya belum. Kecuali dr. Palaloi ini. Selama pembahasan juga pansus mengambil masukan dari berbagai elemen masyarakat,” bebernya. 

Pembahasan menjadi sedikit alot kala sebagian besar anggota dewan mempertanyakan usulan penggantian nama RSUD Salewangang. Padahal kata Abidin, arti dari Salewangang itu adalah bahasa lokal daerah yang berarti aman, sehat dan sejahtera. 

“Selain arti itu, nama Salewangang ini juga sudah familiar dan melekat. Kata itu juga telah menjadi ikonik atau identitas Maros. Tapi, karena alasan penghargaan kepada jasa, akhirnya diamini,” tandasnya.(*)