FOTO: Ketua DPD II Golkar Soppeng terpilih Kaswadi Razak memegang bendera panji Golkar dari Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe dalam Musda X Golkar Soppeng di Gedung Pertemuan Masyarakat Watansoppeng, Senin (26/04/2021)

Tiga Periode, Kaswadi Razak Kembali Terpilih Sebagai Ketua Golkar Soppeng

Selasa, 27 April 2021 | 12:15 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

SOPPENG, GOSULSEL.COM – Andi Kaswadi Razak kembali menjabat Ketua DPD II Golkar Soppeng. Ia terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) X yang berlangsung di Gedung Pertemuan Masyarakat Watansoppeng, Senin (26/04/2021).

Dengan ini, Kaswadi telah memimpin Golkar Soppeng selama tiga periode. Sejatinya, sesuai aturan, ia hanya bisa menjabat dua periode. Tetapi, DPP memutuskan untuk memberinya diskresi.

Disampaikan Kaswadi, pihaknya berkomitmen untuk mempertahankan kejayaaan Golkar di tanah kelainan Latemammala. Di mana saat ini legislatif dan eksekutif kini dipegang partai berlambang pohon beringin ini.

“Saya tegaskan bahwa Kabupaten Soppeng tidak terlepas dari keberhasilan partai Golkar. Target kita minimal dipertahankan,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Andi Ulli ini juga menekankan, event politik 2024 harus menjadi ajang pembuktian diri kader Golkar. Dirinya meminta Ketua Umum DPP Airlangga Hartarto maju Pilpres dan Ketua DPD I Taufan Pawe maju Pilgub Sulsel. Bahkan, Bupati Soppeng dua periode ini menekankan kader berkeja keras hingga ‘titik darah penghabisan’.

“Kita harapkan ketua umum kita maju pilpres, pak ketua DPD I kita juga maju pilgub Sulsel. Tidak usah ragu pak ketua untuk militansi kader Golkar Soppeng. Kita akan berjuang mengatarkan kemenangan hingga sampai batas perjuangan terakhir kita miliki,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) menilai sosok Kaswadi Rajak merupakan tokoh senior Golkar yang patut diteladani. Bahkan kesuksesan Kaswadi Razak bakal dia jadikan role model dalam membesarkan Golkar Sulsel kedepan.

“Jiwa militansi ketua Golkar Soppeng tidak diragukan lagi. Saya sangat terkesan sekali dalam perjalanan karir beliau di Golkar. Maka saya bisa katakan rugilah Partai Golkar jika kehilangan kader seperti ini,” jelasnya.

Wali Kota Parepare dua periode menambahkan, Golkar sebagai paradigma baru sejalan dengan keinginan Kaswadi Razak selama ini. Harus melihat kader sebagai subjek partai, yakni penyandang hak dan kewajiban.

“Jika kader sudah basah tangannya dan keringatnya sudah keluar dalam membesarkan partai. Maka berikan haknya jika dia ingin mau menjadi caleg atau kepala daerah. Tidak ada lagi eksploitasi kader. Tidak ada lagi bayar -bayaran,” kata Taufan Pawe.

Musda DPD II Golkar Soppeng turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Golkar Supriansa dan Waki Bupati Soppeng Lutfi Halide.

Sementara Taufan Pawe ditemani sejumlah pengurus Golkar Sulsel. Diantaranya, Marzuki Wadeng, La Kama Wiyaka, Zulham Arief, Rahman Pina, Herman Heizer, dr Salwa Mochtar, Ambas Syam, Abbas Hady, dan Andi Tenri Atta Lantara. (*)


BACA JUGA