Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar saat menggelar Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar di Hotel Dalton, Selasa (11/05/2021)/Ist

Nunung Dasniar Desak Pemkot Atasi Kelangkaan Air Bersih di Biringkanayya-Tamalanrea

Selasa, 11 Mei 2021 | 23:48 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot). Ia ingin sesegera mungkin persoalan air bersih di Biringkanaya-Tamalanrea diatasi.

Pasalnya, air bersih menjadi salah satu keluhan warga paling dominan jika melakukan kegiatan di dua kawasan tersebut. Selain persoalan banjir di Kodam 3 yang merupakan daerah langganan banjir di Makassar.

Hal itu disampaikan saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar. Bertempat di Hotel Dalton, Selasa (11/05/2021).

“Jika tahun 2023 persoalan air bersih tak tuntas di Biringkanaya dan Tamalanrea maka saya dan warga akan ancam duduki kantor PDAM,” tegas legislator dari Fraksi Gerindra ini.

Dijelaskan Nunung, air bersih merupakan kebutuhan masyarakat. Orang bisa saja menahan agar tak makan tapi berbeda dengan minum. Sehingga, regulasi soal air bersih menjadi tema penyebarluasan produk hukum ini.

“Saya prihatin jika persoalan ini belum tersentuh maksimal ke warga. Saya saja kegerahan kalau bukan air bersih dipakai, belum lagi dampak yang ditimbulkan adanya pengadaan sumur bor secara masif ini bisa merusak lingkungan,” papar Nunung.

Terpisah, Narasumber Kegiatan Ashari Rangkuti menjelaskan, pihaknya memaparkan pasal terkait Perda Perumda Air Bersih ke peserta. Di mana, Perumda Air Minum terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Timur Kota.

“Pemerintah pusat mempunyai program membangun Pengolahan Air melalui program Mamminasata. Insya Allah ini bisa memenuhi kebutuhan warga disana,” tandas Kasi Pengawasan Teknik PDAM. 

Terkait desakan DPRD tuntas air bersih di dua kecamatan Biringkanaya-Tamalanrea, kata Ari—sapaan akrabnya, pihaknya terus berbenah agar setidaknya dapat meminimalisir pelanggan daerah Biringkanaya yang tidak dapat air bersih.

“Untuk jangka pendek kami telah melakukan perbaikan pompa pada booster di Kima guna memperbaiki distribusi air ke daerah Biringkanaya dan Tamalanrea,” tutupnya.(*)


BACA JUGA