Ilustrasi limbah rumah sakit/INT

Berkaca Kasus Antigen Bekas, Pemkot Diminta Perbaiki Tata Kelola Limbah Medis Covid-19

Selasa, 18 Mei 2021 | 20:47 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulsel menyoroti pengelolaan limbah medis di Makassar. Seiring pandemi Covid-19 yang terus terjadi.

Direktur Eksekutif WALHI Sulsel, Muhammad Al Amin memandang perlunya menata dengan baik pengelolaan limbah medis. Selain mereduksi jumlahnya, juga bisa mengantisipasi oknum yang ingin memanfaatkan limbah tersebut.

Seperti misalnya pada kasus antigen bekas yang terjadi di Sumatera Utara. Amin menilai bahwa masalah ini bisa terjadi di Makassar jika tidak ada upaya yang dilakukan oleh Pemkot.

“Intinya harus ada pengelolaan yang tepat,” sebut Amin, Selasa (18/05/2021).

Amin juga menyarankan agar Pemkot mampu menggodok aturan yang jelas perihal pengelolaan limbah medis. Menurutnya, harus ada regulasi yang khusus dan tidak disamakan dengan sampah jenis lain.

“Jangan disatukan dengan sampah domestik seperti sampah rumah tangga. Harus dipisah biar bisa dikelola sendiri,” sambung Amin.

Sosialisasi atau edukasi, disampaikan Amin, juga penting. Olehnya, Pemkot harus menyampaikan kepada seluruh masyakarat agar bisa turut mengurangi limbah medis.

“Misalnya masker. Jangan yang sekali pakai karena akan menambah jumlah sampahnya. Gunakan saja yang bisa dicuci,” tutup Amin.(*)