Dewan Syamsuddin Raga Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan

Senin, 31 Mei 2021 | 15:18 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – AAnggota Komisi A DPRD Kota Makassar Syamsuddin Raga menggelar sosialisasi Perda nomor 3 tahun 2014 ihwal Penataan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau, di Hotel Grand Town.

Syamsuddin Raga menyebut manusia tidak terpisahkan dengan lingkungan hidup. Sebab itu, kata dia, penting bagi manusia untuk menjaga lingkungan hidup.

“Karena kita hidup di dalamnya. Bukan hanya manusia, makhluk lain seperti hewan dan tumbuhan. Kita sebagai makhluk Tuhan yang berakal sudah sepatutnya menjaga dan melestarikan lingkungan,” kata Syamsuddin, Minggu, 30 Mei 2021.

Salah satunya, kata dia, menjaga kebersihan lingkungan dan tidak menebang pohon sembarangan. Serta, membuang sampah dan limbah pada tempat yang seharusnya.

“Efek positif dari pelestarian lingkungan adalah kita sendiri yang akan merasakan. Kota akan lebih terlihat hijau, minim polusi, udara segar, dan tentu kita akan lebih sehat,” kata Syamsuddin.Sementara, Plt Kadis Lingkungan Hidup Kota Makassar Imam Hud menyebut berdasarkan UU No. 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, 30 persen wilayah kota harus berupa RTH yang terdiri dari 20 persen ruang publik dan 10 persen ruang private.

“Ruang terbuka hijau yang ideal adalah 40 persen dari luas wilayah, selain sebagai sarana lingkungan juga dapat berfungsi untuk perlindungan habitat tertentu atau budidaya pertanian dan juga untuk meningkatkan kualitas atmosfer serta menunjang kelestarian air dan tanah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Pemerhati sosial dan lingkungan, Suhaidah berujar RTH adalah pusat kelangsungan hidup manusia. RTH adalah paru paru kota.

“Makanya harus dilestarikan dengan benar. Kalau RTH tidak ada maka proses pernafasan akan terganggung,” sebutnya.

Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah area memanjang atau jalur dan atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam.

“Manfaatnya salah satunya adalah fungsi ekologis dan paru-paru kota. Kalau tumbuhan hijau tidak ada maka sinar matahari tidak terserap. Akibatnya akan terjadi efek rumah kaca. Atau lingkungan outdoor akan terasa lebih panas,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA