Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad saat hendak mengganti meteran air milik warga di Jalan Sukaria, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kamis (03/06/2021)/Ist

Gerak Cepat Antisipasi Kebocoran Air, Dirut Perumda Turun Langsung Ganti Meteran

Kamis, 03 Juni 2021 | 13:26 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar memulai melakukan pergantian meteran air. Rencananya, ada 133.000 meteran air yang sudah berusia di atas lima tahun yang diganti.

Kebocoran air memang kerap terjadi. Olehnya, Perumda Air Minum Kota Makassar ingin menekannya melalui pergantian meteran air.

Sementara diketahui, ada tiga penyebab Perumda Air Minum Kota Makassar kehilangan air. Diantaranya, kebocoran pipa, meter bermasalah, dan pencurian air.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad turun langsung untuk mengganti meteran air pelanggan yang kondisinya sudah tidak layak. Menurutnya, bila tidak segera diganti berpotensi merugikan perusahaan dan pelanggan.

“Jadi dari tiga masalah tingkat kebocoran air, pergantian meteran ini yang paling cepat bisa kita lakukan, karena kalau tidak diganti segera banyak potensi pendapatan kita yang hilang,” tegas Hamzah di sela-sela pergantian meteran air pelanggan di Jalan Sukaria, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kamis (03/06/2021).

Ia berharap pergantian meteran ini bisa tuntas paling tahun ini. Apalagi, meteran air pelanggan yang kondisinya tidak layak ini sudah menjadi rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tiap tahunnya.

“Sampai tuntas 133 ribu meter. Tidak boleh tidak tuntas karena rekomendasi BPK,” tukasnya. (*)


BACA JUGA