Fatmawati Rusdi bersama Danny Pomanto.

Kabinet Impian Danny-Fatma: Loyalitas Pejabat Nomor Satu

Senin, 14 Juni 2021 | 15:33 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Penyusunan kabinet Danny-Fatma mulai berjalan. Sejauh ini pun sudah masuk dalam tahap perampungan.

Tak mudah bagi pejabat masuk dalam kabinet impian Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersama pendampingnya, yakni Fatmawati Rusdi. Mereka harus menjalani sejumlah prosedur.

Mulai dari gelaran Job Fit eselon II. Kemudian mutasi eselon III dan IV dan terakhir lelang atau seleksi terbuka untuk pejabat eselon II yang lowong.

Danny mengungkapkan, ada beberapa indikator penilaian untuk pejabat agar lolos kabinetnya. Mulai dari penilaian LHP BPK, LHP Inspektorat, dan orang loyal.

“Kejujuran dalam LHKPN, jadi kalau ada eselon II dan seterusnya mau dipromosikan tidak ada LHKPN jangan harap bisa lolos,” ungkap Danny, Senin (14/6/2021).

Hal itu sejalan dengan visi misi Danny Fatma. Di mana mewujudkan pelayanan publik kelas dunia bebas indikasi korupsi.

Selain itu, yang terpenting kata Danny adalah pejabat yang loyal. Seorang pemimpin harus didukung dengan pejabat yang loyal. Sehingga roda pemerintahan bisa berjalan lancar.

“Bukan bermental khianat, loyalitas itu nomor satu, orang loyal mutlak. Tetap saya butuh orang pintar tetapi saya lebih pilih orang loyal daripada orang pintar tapi patotoai,” sambung Danny.

Lebih lanjut, ia menekankan Danny-Fatma ingin menghilangkan budaya suap yang banyak terjadi. Jangan harap, kata dia, mengandalkan uang dan kedekatan bisa masuk dalam jajaran kabinet.

“Jangan harap kedekatan anda mendapat jabatan, apalagi sogok menyogok Danny Fatma jauh dari itu,”sebutnya.

Saat ini, Pemkot Makassar telah merampungkan tahapan job fit untuk pejabat eselon II. Pansel telah merekomendasikan tiga jabatan setiap pejabat yang kemudian disodorkan ke Danny untuk dipilih.

Dikatakan Danny, setelah pejabat eselon II dari hasil job fit dilantik, dirinya akan fokus ke pejabat eselon III terlebih dahulu. Disusul eselon IV.

Artinya, giliran camat, Sekretaris Dinas, Kepala Bagian, dan Kepala Bidang yang akan mendapat giliran untuk diuji. Siapa yang layak masuk dalam kabinet Danny – Fatma mengarungi pemerintahan kedepan.

“Setelah job fit itu kita tata kembali SKPD kita, kemudian yang kosong saya hold dulu. Kemudian saya tata eselon III dulu, kita akan tata kembali,” kata Danny.

Tak sampai di situ, Danny akan meresetting semua pejabat sampai ke tingkat terendah, seperti RT RW. Semua komponen di pemerintahan Danny harus bisa menerapkan kerja cepat dengan sistem smart city.

“Begitu hasil job fit kita Lantik, eselon III eselon Lantik, kemudian eselon IV, RT RW,” tutup Danny.

Terakhir, Danny akan melakukan lelang jabatan eselon II. Hal ini diambil dari jabatan kosong yang tidak terisi dari hasil job fit. (*)


BACA JUGA