Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto (tengah) saat ditemui di Hotel Claro, Selasa (25/05/2021)/Ist

Danny Pomanto Keberatan Makassar Disebut Zona Oranye Covid-19

Sabtu, 26 Juni 2021 | 00:05 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Wali Kota, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan keberatan terhadap penetapan zona Covid-19 untuk Makassar. Diketahui sebagai zona oranye penyebaran Covid-19.

Dalam artian, penilaian resiko sedang penularan. Itu berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kita lihat fluktuasi mingguannya, Alhamdulillah terkendali. Seharusnya dilihat juga dari usaha tracing,” ujarnya, Jumat (25/06/2021).

Danny mengatakan penetapan seharusnya mempertimbangkan upaya penelusuran yang masif. Pihaknya menyakini penyebaran Covid-19 di Makassar sudah terkendali. 

“Makassar memang kemarin kita itu masih zona oranye, walaupun saya sendiri sudah komplain, karena posisi Makassar itu tidak pada kriteria itu,” tambah Danny.

Di sisi lain, Danny mengaku tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Pasalnya, kategori zona oranye membuatnya bekerja lebih hati-hati dalam menangani Covid 19.

“Bagi kami tidak masalah itu bagian dari kehati-hatian kami untuk menjaga Covid 19,” jelasnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Andi Khadijah Iriani mengatakan indikator penetapan zona Covid-19 yaitu data penyebaran yang dikirim. “Itu berdasarkan data yang dikirim secara berjenjang,” ucapnya.

Berdasarkan perkembangan terbaru situasi Covid 19 di Sulawesi Selatan yang dirilis belum lama ini. Hanya Kabupaten Barru yang masuk dalam posisi aman atau zona hijau. Selain Kota Makassar, daerah yang masuk zona sedang atau oranye diantaranya Gowa, Bantaeng, Sinjai, Selayar, Enrekang, Palopo dan Luwu Timur.(*)


BACA JUGA