Pelatihan petugas terkait pengoperasian alat GeNose berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton, Senin (28/06/2021)/Ist

Dorong Petugas Paham Pengoperasian GeNose, Pemkot Makassar Gelar Pelatihan

Senin, 28 Juni 2021 | 23:31 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melakukan pelatihan terkait pengoperasian alat GeNose. 306 petugas ikut dalam kegiatan tersebut di Hotel Four Points by Sheraton, Senin (28/06/2021).

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menjelaskan, jika keakuratan GeNose berada di atas test antigen.

“Jadi GeNose tadi itu, menurut penelitian, urutan-urutan keakuratan pemeriksaan, pertama PCR 10-15 persen, kemudian Genose 5-9 persen, kemudian antigen itu dibawanya,” ujarnya.

“Nah, maka keputusan itulah yang membuat kita memakai Genose, tadi kita sudah training, sudah selesai tadi,” lanjut Danny.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Andi Hadijah Iriani mengatakan, jika pelatihan ini dimaksudkan untuk lebih mematangkan persiapan mereka. Sebab, mulai 1 Juli 2021 mendatang, pihaknya bakal mengaktifkan Detektor Covid-19 untuk melacak kasus dari rumah ke rumah.

“Inilah nanti yang akan menggunakan genose tersebut untuk screening umum bagi kesehtaan masyarakat kota makassar. Hampir 1,5 juta jiwa, atau 300 ribu rumah akan kita kunjungi,” ujar Iriani.

Lanjutnya, dari 306 peserta pelatihan, tidak semuanya merupakan petugas kesehatan. “Karena GeNose ini tidak hanya dioprasikan oleh mereka yang basicnya, kesehatan, walaupun bukan mereka juga bisa mengoperasikan ini,” jelasnya.

“Jadi kami minta, satu kelurahan satu operator, jadi 153 dari kelurahan. Kemudian kami minta masing-masing puskesmas itu 3, jadi bisa bergantian pemeriksaannya. Totalnya itu dari detektor, paramedis dan dokter 15306 yang akan menggunakan,” sambungnya.

Rencananya GeNose akan tempatkan ditempatkan di center kesehatan, yaitu di kontainer masing-masing kelurahan. “Jadi kalau masyarakat mau memeriksakan dirinya bisa, karena disitu ada petugas dari kesehatan, kelurahan, dan ada juga dari dinas kesehatan,” jelasnya.

Namun, karena belum siapkan kontainer, maka untuk sementara alat GeNose bakal ditempatkan di kantor Lurah masing-masing. Dan sembari menunggu pembenahan kontainer selesai.

“Untuk sementara Genosenya akan di tempatkan di kantor Lurah, sambil kita benahi kontainernya. Itu nanti kelurahan yang atur, karena pakai dana kelurahan itu (kontainernya),” tutupnya.(*)


BACA JUGA