Tim Gugus Covid Gowa membubarkan kerumunan pengunjung wisata

Tak Patuh Prokes, Tim Gugus Covid Gowa Bubarkan Kerumunan Ditempat Wisata

Selasa, 29 Juni 2021 | 23:43 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

GOWA, GOSULSEL.COM — Tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Gowa membubarkan kerumunan pengunjung wisata kebun di Jalan Malino, Kecamatan Bontomarannu, Selasa (29/6/2021).

Pembubaran ini dilakukan oleh Satgas Gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri.

Kepala Satuan Satuan Polisi Pamong Praja, Alimuddin Tiro, mengatakan, pihaknya bersama dengan tim gugus Covid-19 Kabupaten Gowa membubarkan kerumunan yang ada di wisata kebun.

“Berdasarkan laporan masyarakat kami turun bersama tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan dan Kabupaten Gowa melakukan sidak di Kebun Wisata Bontomarannu. Saya melihat banyak sekali pengunjungnya yang disebabkan oleh ada beberapa kegiatan di tempat wisata tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, saat tiba di lokasi, ratusan pengunjung tempat wisata kebun ini tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak menjaga jarak.

“Saya sampaikan ke pemilik usaha jika masih terulang seperti ini kami akan cabut izin usahanya, kita sampaikan ada pembatasan pengunjung sekitar 50 persen dari kapasitas tempat wisata tersebut,” ujarnya.

Lanjut Alimuddin, pihaknya bersama satgas Covid-19 langsung membubarkan pengunjung yang melanggar prokes.

“Tadi saya suruh pulang sebagian biar tidak berkerumun, rata rata orang dari luar daerah yang datang,” jelasnya.

Meski demikian, diakui Alimuddin jika penerapan prokes di lokasi wisata tersebut telah diterapkan, hanya saja kapasitas pengunjung melebihi aturan yang telah ditetapkan.

“Kalau penerapan prokes sudah terpenuhi semua rata rata pake masker hanya saja tidak menjaga jarak ada kerumunan sedikit,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan patroli ke sejumlah tempat yang dianggap rawan menjadi cluster baru.

“Nanti kita akan kunjungi tempat tempat yang berpotensi adanya kerumunan, inikan meningkat kasus Covid-19. Ada kenaikan namun tidak begitu besar seperti yang ada di pulau Jawa, di Gowa kasusnya sekitar 1 hingga 5 kasus yang terkonfirmasi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Endra Sahab