Caption Foto: Penyerahan bantuan modal usaha wakaf dilakukan oleh Direktur ACT Regional Indonesia Timur, Syahrul Mubaraq dan Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan UMKM Sulsel, Zainuddin di Nipah Mall, Jumat (02/07/2021)

Global Wakaf ACT Berikan Modal Usaha untuk 1000 UMKM di Sulsel

Sabtu, 03 Juli 2021 | 00:07 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Wakaf UMKM di Sulsel. Peluncuran berlangsung di Nipah Mall, Jumat (02/07/2021).

Wakaf UMKM merupakan program pemberian modal usaha bagi UMKM. Targetnya ada 1000 pelaku usaha yang bakal dapat demi membantu mereka bisa bergeliat di tengah pandemi Covid-19.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur ACT Regional Indonesia Timur, Syahrul Mubaraq. Turut mendampingi Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan UMKM Sulsel, Zainuddin.

Dikatakan Syahrul Mubaraq, solusi ini dihadirkan sebagai bentuk perhatian pihaknya ke pelaku usaha yang terus berjuang ditengah pandemi. Diharapkan modal yang disalurkan dapat memperbaiki kondisi UMKM lewat sektor-sektor produktif dan pemberdayaan.

“Kami menganggap bahwa selain masalah kesehatan, masalah ekonomi juga sangat dirasakan masyarakat, terutama mereka pelaku UMKM. Sehingga hari ini, atas kepercayaan masyarakat kita meluncurkan program Wakaf UMKM,” kata Syahrul.

Lebih jauh, Syahrul mengatakan bahwa ACT mulai menyalurkan bantuan UMKM kepada 9.039 penerima manfaat, dengan nilai kurang lebih Rp4.9 Miliar. Itu dilakukan untuk memastikan agar usaha para pelaku UMKM tetap berjalan meski di tengah pandemi.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadi solusi bagi maysarakat kita. Kita harus saderi, masalah ekonomi di tengah pandemi bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, namun menjadi tanggung jawab kita bersama. Untuk itu mari salurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” sambung Syahrul.

Sejak berdiri 15 tahun lalu tepatnya pada tahun 2005, dijelaskannya, ACT tidak hanya bergerak dalam aksi kemanusiaan tapi juga hampir seluruh aspek sosial ekonomi. Seperti zakat, infaq, sedekah, kurban, juga menjadi perhatian untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Makanya pada saat pandemi masuk ke Indonesia, di saat semua orang memutuskan berdiam diri di rumah masing-masing, namun kami di ACT melihat kalau tidak ada yang bergerak untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, maka pandemi ini tidak hanya akan menghilangkan satu dua nyawa, sehingga kami memutusukan untuk terus menerus menyalurkan bantuan,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan UMKM Sulsel, Zainuddin menyampaikan terimakasihnya kepada Global Wakaf ACT. Sebab, telah mau berkontribusi dalam membantu pelaku UMKM untuk bergeliat di tengah pandemi.

“Sangat berterima kasih dengan ACT ini. Karena sudah mau bersama dengan pemeirntah dalam hal membantu UMKM kita,” ujarnya.

“Ada 1,7 juta UMKM kita cuma sayangnya masih banyak yang sifatnya informal belum miliki perizinan,” tutupnya.(*)


BACA JUGA