Pengawasan di Anjungan Losari oleh Satgas Raika Satpol PP Kota Makassar, Minggu (16/05/2021)/Ist

Satgas Raika Tetap Bertugas di Lapangan Walau WFH Diterapkan

Senin, 12 Juli 2021 | 13:33 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Meski seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kota Makassar telah melakukan aktivitas kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Tetapi, hal itu tidak berlaku bagi Satuan Tugas Pengurai Kerumunan (Satgas Raika).

Salah satu Tim Kesekretariatan Satgas Raika, Yudi mengatakan WFH bukanlah hambatan ataupun penghalang bagi timnya. Itu untuk bekerja mengurai kerumunan.

“Tim Satgas Raika tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa. Tidak ada yang WFH,” kata Yudi, Minggu (11/07/2021).

Menurut Yudi, diberlakukannya WFH serta di lockdown-nya kantor Balaikota Makassar Satgas Raika terus melaksanakan tugas negara. Terkhusus memutus rantai penyebaran Covid-19

“Satgas Raika memang harus siap, dalam segala situasi dan kondisi apapun termasuk melakukan pengawasan,” ujar Yudi.

Selama proses WFH hingga 15 Juli mendatang Satgas Raika terus melakukan pekerjaannya. Seperti hari sebelumnya, tetap memantau dan mengawasi kondisi di Kota Makassar

“Semua personil sudah memahami itu, dan mereka akan tetap semangat dalam bekerja, terus bersinergi dan berharap pandemi ini segera berakhir,” terang Yudi.

Sementara, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Siswanta Attas membenarkan hal tersebut. Satpol PP yang tergabung dalam Satgas Raika tetap beraktivitas dan tidak berlaku untuk WFH

“Semua SKPD di Lingkup Pemkot WFH, kecuali Satpol PP karena mereka mengemban tugas sebagai Satgas Raika,” tutur Siswanta.

Menurut Siswanta, Satgas Raika merupakan ujung tombak bagi Program Makassar Recover yang mencegah masyarakat berkerumun. Sebab itu salah satu langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Olehnya, iapun memberikan apresiasi bagi Satgas Raika. Pasalnya, tetap terus menjalankan amanah serta perintah negara dalam melakukan pengawasan kondisi di Kota Makassar

“Harus di apresiasi, karena kondisi ASN sedang WFH tetapi mereka tetap dilapangan melaksanakan tugasnya mengurai kerumunan,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA